News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Pengembang "Nakal" Pindahkan Patok Tanah Warga, Penghuni Cluster Green Village Bekasi Utara Kehilangan Akses Jalan

Sudah satu pekan sebanyak 10 rumah di Cluster Green Vilage, Perwira, Bekasi Utara, Kota Bekasi, kehilangan akses jalan terutama untuk kendaraan.
Selasa, 27 Juni 2023 - 16:12 WIB
Akses jalan warga penghuni Cluster Green Vilage hanya bisa berjalan kaki karena jalan warga ditembok oleh pemilik lahan sah
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Kurnia Dwi Hapsari

Bekasi, tvOnenews.com - Sudah satu pekan sebanyak 10 rumah di Cluster Green Village, Perwira, Bekasi Utara, Kota Bekasi, kehilangan akses jalan terutama untuk kendaraan. Warga kini hanya bisa berjalan kaki untuk keluar masuk cluster, karena pemilik lahan yang jalannya diserobot oleh pengembang kini telah memagar tembok beton tepat di depan rumah warga.

Yunus Efendi,  Ketua RW 07, Kelurahan Perwira mengatakan, berdasarkan putusan pengadilan tinggi, Mahkamah Agung, pemilik lahan memenangkan sengketa setelah tanahnya diserobot oleh PT Surya Mitratama Persada. Setelah inkrah pada tahun 2022 lalu, pemilik tanah pun baru memagar asetnya pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Oleh pemilik tanah di ajukan eksekusi yang dilakukan tepatnya pada tanggal 20 Juni kemarin, yang dimana putusan tersebut dilakukan eksekusi oleh Pengadilan Negeri Bekasi berdasarkan permohonan pemilik lahan atas keputusan inkrah tersebut," ujarnya.

Yunus menambahkan, para penghuni cluster yang aksesnya terhalang tembok beton, telah membeli rumah dengan cara yang benar. Namun, akibat ulah pengembang nakal maka 10 warga kehilangan akses jalan.

"Dampak dari itu sendiri, warga kami membeli rumah ini sudah ada SHM sertifikatnya. Hanya saja pengembang nakal, karena dia menerobos tanah warga lain yang sebetulnya tanah warga sebelah. Ini diakui dalam surat keputusan pengadilan, ada pemindahan patok yang dilakukan oleh pengembang," ungkapnya.

Adapun pemindahan patok oleh pengembang yang dijadikan akses jalan cluster yaitu selebar 3 hingga 4 meter, dengan luas total sekitar 300 meter.

Edi, salah satu warga yang terdampak mengatakan, telah membeli rumah tersebut sejak 2013. Iya mengatakan awal membeli rumah tersebut, pengembang menunjukan cetak biru perencanaan jalan. Namun sekarang jalan tersebut sudah ditembok pemilik sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Waktu saya beli, site plan nya itu jalan. Kami baru tahu ada sengketa itu di 2016. Pas 2018 pemilik tanah menang, kami coba hubungi developer sudah tidak bisa dihubungi. Sekarang aktifitas kami terganggu. kendaraan sudah tidak bisa keluar masuk," ujar Edi.

Saat ini warga berharap Pemerintah Kota Bekasi bisa membantu mencarikan solusi agar pengembang nakal tersebut juga bisa bertanggungjawab agar hak penghuni kembali memiliki jalan. (kdh/ fis) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT