News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Kebun Tapos Depok, Tangan Korban Terikat, Kepala tinggal Tengkorak

Sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Lingkar Podomoro, Tapos pada Kamis (11/5/2023). Mayat wanita tanpa identitas itu ditemukan warga tertutup daun dan batang pisang di sebuah kebun.
Kamis, 11 Mei 2023 - 22:17 WIB
Mayat Wanita Tanpa Busana
Sumber :
  • Tim tvOne/Mely Kasna

Depok, tvOnenews.com - Sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Lingkar Podomoro, Tapos pada Kamis (11/5/2023). Mayat wanita tanpa identitas itu ditemukan warga tertutup daun dan batang pisang di sebuah kebun.

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi agar warga yang berkerumun tidak masuk ke dalam TKP. Diketahui, mayat berada di 30 meter dari jalan masuk area kebun, tepatnya di bawah pohon pisang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim identifikasi yang datang pun langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Sementara, anggota lainnya mencari barang bukti yang diduga terkait dengan tewasnya korban. Polisi pun mengamankan barang diantaranya sejumlah bungkus rokok.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan korban diduga sudah tewas sejak sepekan yang lalu. Kondisinya pun memprihatinkan, bahkan bagian kepala nyaris menjadi tengkorak.

"Kondisinya jadi memang sudah sekitar lima hari sampai seminggu, sudah ada pembusukan sebagian. Kemudian di daerah leher ke kepala juga sudah mulai enggak utuh lagi," ujar Yogen saat ditemui di lokasi.

Dari tubuh korban juga ditemukan sejumlah luka. Namun kepolisian belum bisa memastikan penyebab luka tersebut. Pasalnya kondisi korban yang sudah membusuk dan kondisi cuaca yang kerap hujan memperparah kondisi mayat.

"Kita melakukan identifikasi termasuk dengan mungkin ada pengambilan sidik jari, mungkin ada alat bukti yang lain seperti sperma dan segala macem akan kita cek nanti di RS Polri," tuturnya.

Kuat dugaan mayat tersebut adalah korban pembunuhan. Namun terkait TKP, polisi menduga lokasi tersebut adalah tempat pembuangan, sementara lokasi pembunuhan diduga bukan di sana.

"Ini dugaan sementara ya kita masih belum pastikan jadi apakah dieksekusi di sini atau hanya sekedar pembuangan kita harus pastikan dulu karena memang sudah tanpa busana di sini," ujar Yogen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian juga akan mengecek laporan orang hilang di kawasan Depok dan Bogor karena lokasi ditemukannya korban merupakan perbatasan antara wilayah tersebut.

"Kita akan cek juga info orang hilang di seputaran Depok, maupun di daerah Bogor dan Bekasi yang berbatasan langsung dengan sini," katanya. (mka/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT