News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim SAR Gabungan Temukan Dua Orang Korban Terakhir Longsor Bogor, Nenek Mendekap Cucu di Kedalaman 1,5 Meter

Tim SAR Gabungan kembali menemukan dua orang korban longsor di Bogor, Jawa Barat pada Jumat (17/3/2023) siang, saat ditemukan nenek tengah mendekap sang cucu.
Sabtu, 18 Maret 2023 - 00:50 WIB
Basarnas Kembali Evakuasi Korban Longsor di Bogor
Sumber :
  • Basarnas/Eko Hadi

Bogor, Jawa Barat - Tim SAR gabungan kembali menemukan korban tewas akibat tanah longsor di Bogor Jawa Barat pada Jumat (17/3/2023) siang. Nenek beserta cucunya saat ditemukan dalam kondisi berpelukan.

Kolonel Inf. Ali Ikhwan, Dandim 0606 Kota Bogor mengatakan, korban longsor atas nama Yuli (65) dan M. Yusuf (8 bulan) dan saat ditemukan bayi berusia 8 bulan berada dalam pelukan neneknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena kemarin waktu tidur dikelonin sama neneknya. Alhamdulillah hari ini sudah ditemukan dan kita bersyukur korban empat yang tertimbun longsor di Kelurahan Empang ini ditemukan memang dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi, yang penting kita sudah temukan dan kita menunggu instruksi untuk kedepannya bagaimana,” ungkapnya.

Ditambahkan Ali, keduanya ditemukan di kedalaman 1,5 meter di atas permukaan tanah pada posisi kamar rumah tersebut.

“Jadi malam istilahnya dikelonin sama neneknya ketimpa runtuh di dalam kamar, di bilik paling pojok sebelah kanan,” kata Ali.

Terpisah, On Scene Commander (OSC) Basarnas Jakarta, Faber Sinaga menyatakan sejak pagi petugas sudah menggunakan ekskavator di sejumlah titik yang dicurigai,

“Kita sudah mapping titik mana rumah korban ini. Dimana lokasinya, awal operasi SAR itu ada tiga.” kata Fabers Sinaga.

Faber menambahkan saat korban sudah ditemukan dua orang (kemarin), satu sub area mulai ditentukan dan titik yang ditandai tersebut benar ditemukan pada pukul 13.30 WIB. Hanya saja titik penemuan yang dua orang pertama agak berjauhan dengan yang dua orang saat ini.

“Agak berjauhan kurang lebih tiga meter. Korban pertama dekat samping mushola. Di ruangan berbeda, rumah berbeda,” ujar Faber.

Masih kata Faber, kesulitan dari hari pertama, banyak beton puing rumah. Sehingga mempersulit dan memperlambat tim SAR gabungan mengevakuasi. Prosesnya bisa, tapi agak lama karena harus membuang beton tersebut dan bebatuan dari atas rel kereta.

“Tadi saat ditemukan posisinya di atasnya tumpukan tanah, bawahnya semacam puing. Pada saat kita temukan bayi tersebut dalam pelukan neneknya. Bersamaan.” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Diketahui longsor menimpa lima rumah dan satu rumah ibadah di Kampung Baru, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Selasa (14/3/2023), sebanyak total enam orang meninggal dunia atas peristiwa ini. Sementara empat belas orang selamat hanya mengalami luka. (ekh/ade)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT