News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Tangerang Antisipasi Masuknya Penyebaran Wabah Penyakit Cacar Monyet

Sumihar Sihaloho selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang memberi keterangan bahwa telah dibuat surat edaran ke seluruh faskes di wilayah kerja Tangerang.
Senin, 30 Mei 2022 - 10:31 WIB
Ilustrasi orang yang tertular wabah cacar monyet
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Baru-baru ini penjuru dunia dibuat heboh karena kemunculan wabah penyakit baru yang diberi nama cacar monyet. Ketakutan akan wabah ini berubah status menjadi wabah global seperti Covid-19, Pemkab Tangerang mengambil langkah cepat mengantisipasi terjadinya penularan.

Adanya isu yang tidak sedap akan cacar monyet, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengambil langkah dengan mengantisipasi masuknya penyebaran wabah penyakit tersebut. Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang meminta warga waspada dan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sumihar Sihaloho selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang memberi keterangan bahwa telah dibuat surat edaran ke seluruh faskes di wilayah kerja Tangerang.

"Kami sudah membuat SE (Surat Edaran) ke semua faskes di wilayah kerja Tangerang guna antisipasi penularan cacar monyet dan memberi edukasi kepada masyarakat perihal PHBS," ungkap Sumihar pada wartawan, dikutip Senin (30/5/2022).

Meski untuk sementara wabah cacar monyet ini masih menjangkit di beberapa kawasan Eropa dan Amerika, tetapi upaya edukasi peningkatan pola hidup sehat ini merupakan bentuk kesadaran mencegah terjadinya penularan wabah cacar monyet yang tidak tahu kapan merambat ke negara-negara lainnya.

Pemkab Tangerang pun sudah memberi instruksi kepada seluruh puskesmas, rumah sakit, serta laboratorium untuk melakukan sosialisasi dan mendeteksi kemungkinan adanya penyebaran cacar monyet di area Tangerang.

"Hal utama mencegah terjadinya penularan virus ini adalah menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan," jelasnya.

Menurut keterangan yang diberikan Sumihar, wabah cacar monyet ini disebabkan karena adanya virus human monkeyfox (MPXV) orthopoxvirus dari keluarga poxviridae yang bersifat highly pathogenic.

Ada pun ciri-ciri gejala penularan seperti mengalami demam tinggi, nyeri otot, nyeri kepala, dan muncul pembengkakan kelenjar getah bening di beberapa area tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akan muncul bintik-bintik atau cacar air di bagian tubuh. Bila interaksi secara langsung dengan cara bersalaman atau bersentuhan dengan orang yang terpapar penyakit itu, maka bersiaplah terjadinya penularan," katanya.

Rupanya penularan cacar monyet ini datang dari jenis hewan pengerat seperti monyet dan tikus. Dinkes Tangerang bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat untuk melakukan pengawasan kesehatan terhadap hewan-hewan di daerah itu. (gan/ito)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT