News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU Banten tetapkan DPS provinsi 8.925.888 pemilih

KPU Banten menetapkan hasil rekapitulasi data pemilih sementara untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di wilayah itu berjumlah 8.925.888 pemilih
Jumat, 16 Agustus 2024 - 11:22 WIB
Ilustrasi - Warga melihat daftar pemilih sementara yang terpasang di papan pengumuman
Sumber :
  • Antara

Serang, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten menetapkan hasil rekapitulasi data pemilih sementara (DPS) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di wilayah itu berjumlah 8.925.888 pemilih.
 
Ketua KPU Banten Muhammad Ihsan di Serang, Kamis (15/04/2024), menyebut hasil rekapitulasi DPS di Provinsi Banten jumlah pemilih laki-laki sebanyak 4.495.034, dan pemilih perempuan sebanyak 4.430.854.

 
"Jumlah pemilih keseluruhan 8.925.888 yang tersebar di delapan Kabupaten/Kota, 155 Kecamatan, 1.552 Desa/Kelurahan dan 17.226 tempat pemungutan suara (TPS)," ujar Ihsan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Pihaknya akan memberikan waktu untuk masukan dan tanggapan mulai 18- 27 Agustus 2024 bagi pemilih yang sudah memenuhi syarat namun belum terdaftar di DPS.
 
Batas waktu tersebut juga berlaku bagi pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi masih terdaftar di DPS, maupun pemilih yang elemen datanya terdapat data yang tidak sesuai atau keliru.
 
Ihsan mengatakan daftar pemilih tersebut nantinya akan diumumkan di tempat-tempat strategis.
 
Ia mengimbau agar pemilih juga mengecek di laman www.cekdptonline.kpu.go.id untuk memastikan apakah sudah terdaftar atau belum di DPS.

Sebelumnya, KPU Provinsi Banten menyampaikan adanya peningkatan pemilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di mencapai lebih dari 16.000 pemilih dibanding pada saat Pemilu Legislatif Februari 2024 lalu.
 
Ihsan mengatakan dari data yang dirinya terima, peningkatan saat ini mencapai 16.706 pemilih, dan jumlah tersebut berpotensi akan terus bertambah setelah nanti hasil coklit. 
 
Namun, berbanding terbalik dengan jumlah pemilih yang mengalami kenaikan hingga belasan ribu. Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Banten 2024 malah mengalami penurunan jika dibandingkan pada saat pemilihan umum (Pemilu) 2024 lalu.
 
Ihsan menyebutkan untuk Pilkada, jumlah TPS turun hingga 50 persen. Ia menjelaskan, adanya penurunan jumlah TPS itu dikarenakan adanya aturan terbaru dari KPU RI terkait batas jumlah pemilih per TPS. Dari sebelumnya 33.324 TPS, menjadi hanya kira-kira 16.985 TPS.

(ant/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT