News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Pilu YouTuber Pratiwi Noviyanthi, Anak Asuh Diambil Paksa Dinas Sosial Saat Azan Magrib

YouTuber Pratiwi Noviyanthi menangis saat anak-anak asuhnya diambil paksa oleh Dinas Sosial (Dinsos). Padahal, selama ini Pratiwi merawat dengan baik anak-anak tersebut yang diasuh dari Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).
Sabtu, 5 Agustus 2023 - 12:32 WIB
Pratiwi Noviyanthi
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - YouTuber Pratiwi Noviyanthi menangis saat anak-anak asuhnya diambil paksa oleh Dinas Sosial (Dinsos). Padahal, selama ini Pratiwi merawat dengan baik anak-anak tersebut yang diasuh dari Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Momen ketika Dinas Sosial menyambangi panti asuhan milik Pratiwi dapat dilihat melalui unggahan di Instagram @pratiwinoviyanthi_real yang dibagikan pada Senin (31/7/2023) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video tersebut, Dinas Sosial mengatakan tindakan Pratiwi mengadopsi anak-anak dari para ODGJ tak sesuai prosedur lantaran tidak dilengkapi perizinan. 

Pratiwi mengungkap dirinya sudah beberapa kali mengajukan perizinan namun tidak ada respons dari pihak Dinas Sosial. Bahkan, selama merawat anak-anak tersebut, dia tidak pernah mendapat bantuan apapun dari Dinsos. 

“Selama ini kita gak pernah dapat bantuan sama sekali, dari mulai hamil saya bawa dari Lubuk Linggau, mulai dari transportasi, biaya caesar sampe biaya untuk santunan ke keluarganya itu pakai uang saya, tapi malah seperti ini,” ujar Pratiwi dikutip dari Instagram stories pribadinya, Selasa (1/8/2023).

"Merawat bayi pake duit sendiri, membayar pengasuh semua pakai uang saya bukan sukarelawan. Ini adalah perjuangan saya merawat mereka," lanjut Pratiwi.

Pratiwi marah, lantaran dirinya dilaporkan seolah-olah memiliki kesalahan dalam merawat anak-anak asuhnya. Padahal, selama ini dia selalu melakukan kebaikan dengan merawat anak terlantar

“Dapat laporan katanya dari warga? warga yang mana? di rumah yang saat ini baru cuma kita yang tinggal di sana. Itu rumah saya pribadi, bukan nyewa atau ngontrak. Yg dirugikan siapa? Saya menolong orang malah diginiin," ungkap Pratiwi kesal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Pratiwi juga mengaku berat menyerahkan anak-anak tersebut ke Dinas Sosial saat azan Magrib, pasalnya mereka telah dianggap seperti anak sendiri yang dirawat sejak dalam kandungan ibu mereka yang mayoritas ODGJ. 

“Ini Magrib lho pak. Selama ini biaya saya dari mana? seperak pun gak pernah dapet bantuan pemerintah, sekarang ramai-ramai dateng atas dasar peraturan ngambil anak-anak saya? Setelah tumbuh kembang anak saya terlihat baik baik," pungkasnya. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT