News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Belum Tentukan Pasal Pidana untuk Istri Bupati Manggarai dalam Kasus Dugaan Suap APBD "50 Kg Kemiri"

Kapolres Manggarai, NTT, AKBP Yoce Marten mengaku belum menentukan pasal pidana yang menjerat istri Bupati Manggarai Meldianty Hagur dalam kasus "50 kg Kemiri"
Selasa, 6 September 2022 - 08:32 WIB
Mahasiswa PMKRI demo di Mapolres Manggarai desak usut dugaan suap proyek APBD
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai, NTT - Kapolres Manggarai Nusa Tenggara Timur, AKBP Yoce Marten mengaku belum menentukan pasal pidana yang menjerat istri Bupati Manggarai Meldianty Hagur dalam kasus dugaan suap proyek APBD tahun 2022. Kepolisian, kata dia, sejauh ini terus melakukan pengusutan serius.

“Ya inilah kita memerlukan banyak keterangan saksi-saksi, kemudian kita nanti mengumpulkan bukti-bukti lain sehingga akumulasi dari pengumpulan saksi-saksi dan bukti tersebut, akan menjadi suatu alat bukti apakah nanti bisa masuk ke ranah korupsi, atau tindak pidana lain,” terang Yoce Marten ketika beraudiensi dengan mahasiswa PMKRI, Senin (5/9/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejauh ini kita belum bisa mengira-ngira apakah korupsi atau bukan tergantung nanti dari keterangan saksi dan bukti-bukti yang kita dapatkan,” tambahnya.

Pihaknya, sambung Yoce Marten, telah berkooordinasi dengan pihak kejaksaan berkaitan dengan perkembangan pulbaket pada dua intitusi tersebut. 

“Kita juga sudah koordinasi dengan kejaksaan, mungkin kejaksaan sudah audit juga atau pulbaket juga tinggal kita kolaborasikan. Biar tidak tumpang tindih tinggal pilih salah satu apakah dari kita atau kejaksaan. Jika bukti sudah lengkap mana yang bisa dimajukan. 

Menurutnya, setelah kasus ini viral, dia langsung memerintahkan unit tipikor untuk melakukan pengusutan. Bahkan dia bilang, sejumlah pihak yang diduga terlibat telah diundang untuk memberi klarifikasi di Polres Manggarai. 

“Memang saat ini kami sedang melakukan proses penyelidikan atau pulbaket, pengumpulan bahan-bahan keterangan yang mana untuk merumuskan kejadian tersebut masuk ke dalam tindak pidana apa,” ungkap Yoce Marten. 

“Beberapa sudah kita coba hubungin untuk dia bisa memberikan keterangan namun sampai dengan saat ini beberapa orang yang kami undang walaupun hanya melalui telepon masih menunggu. Mudahan dalam waktu dekat mereka bisa datang. Kami juga tidak bisa menunggu lama kalau memang kami mengeluarkan surat pemanggilan undangan klarifikasi kami segera kirim,” tambahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Kapolres Lembata ini juga menepis anggapan yang menyebut kepolisian sengaja mendiamkan kasus yang viral dengan sandi “50 kg Kemiri” tersebut.

“Sekali lagi kami tegaskan kami tidak tutup mata, kami tidak main mata pun dengan pihak manapun terhadap perkara-perkara yang terjadi di Kabupaten Manggarai ini,” tekan Kapolres Yoce martin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT