News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

YSPN Perkuat Program Ketahanan Pangan Berkelanjutan dengan Distribusi 4 Ton Beras di Buleleng

Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) melanjutkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada berkelanjutanmelalui kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng, Bali.
Rabu, 14 Januari 2026 - 19:12 WIB
Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) melanjutkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada berkelanjutanmelalui kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng, Bali.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) melanjutkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada berkelanjutanmelalui kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng, Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Self Sufficient Indonesian Food Foundation, sebuah inisiatif YSPN yang berfokus pada penguatan edukasi, produksi, dan kemandirian pangan berbasis komunitas dan sekolah.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, YSPN menyalurkan bantuan pangan berupa 4 ton beras kepada siswa sekolah yang membutuhkan, sekaligus mendukung penguatan produksi pangan lokal. Bantuan disalurkan kepada siswa/i di SDN 3 Banjar Jawa, SMPN 1 Singaraja, SMAN 1 Singaraja, dan SMKN 3 Singaraja, dengan alokasi 5 kilogram beras per siswa sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan pangan dasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain bantuan beras, YSPN juga menyalurkan benih padi dan pupuk formula untuk mendukung penanaman di lahan seluas 1 hektar di Bali. Program ini dirancang tidak hanya sebagai bentuk bantuan jangka pendek, tetapi juga sebagai langkah awal untuk memperkuat ekosistem pangan lokal melalui produksi dan pemberdayaan swasembada berkelanjutan.

Siswa tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga diperkenalkan pada proses menanam, merawat, dan memahami pangan sebagai bagian dari pendidikan karakter. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Yayasan watantra Pangan Nusantara (YSPN) yang diketuai oleh Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd, sebagai bentuk sinergi pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada berkelanjutan.

Sinergi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan pangan, tetapi juga melalui pendekatan edukatif jangka panjang. YSPN bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng mengembangkan program berbasis sekolah melalui gerakan “satu anak, satu polybag”, yang melibatkan siswa secara langsung dalam praktik menanam sebagai bagian dari pembelajaran kemandirian dan tanggung jawab. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menumbuhkan kesadaran pangan sejak usia dini serta memiliki potensi untuk direplikasi di berbagai wilayah di Bali dan Indonesia.

Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo, S.IP., Ketua Pengurus YSPN menjelaskan bahwa "Pertanian hari ini tidak hanya soal menanam, tetapi juga inovasi dan edukasi yang berkelanjutan. YSPN mendorong generasi muda melihat pertanian sebagai sektor produktif dan relevan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Buleleng menjadi salah satu wilayah penting karena komitmennya di sektor pertanian, dan model ini akan terus dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia."

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apakah Shalat Sudah Ada Sebelum Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW?

Apakah Shalat Sudah Ada Sebelum Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW?

Apakah Ibadah shalat sudah ada sebelum peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW? Begini penjelasan tentang ibadah shalat sebelum dan sesudah Isra Mi'raj.
Awal Mula Syafiq Ali Hilang di Gunung Slamet, Berusaha Cari Bantuan untuk Temannya Malah Berakhir Tewas

Awal Mula Syafiq Ali Hilang di Gunung Slamet, Berusaha Cari Bantuan untuk Temannya Malah Berakhir Tewas

Tim SAR akhirnya berhasil menemukan jenazah pemuda 18 tahun, Syafiq Ali yang hilang ketika sedang mendaki Gunung Slamet bersama temannya. Begini awal mulanya.
Kronologi Aksi Teror dan Ancaman Terhadap Aktivis dan Konten Kreator Usai Kritik Soal Bencana Sumatera-Aceh

Kronologi Aksi Teror dan Ancaman Terhadap Aktivis dan Konten Kreator Usai Kritik Soal Bencana Sumatera-Aceh

Aksi teror terhadap konten kreator kembali terjadi usai mengkritik penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera-Aceh.
Wacana Pilkada Dipilih DPRD, DPD RI Akui Belum Tentukan Sikap

Wacana Pilkada Dipilih DPRD, DPD RI Akui Belum Tentukan Sikap

Wacana pemerintah Indonesia terkait Pilkada yang ditetapkan oleh tingkat DPRD terus menuai polemik di publik.
Kurun Waktu Satu Tahun Indonesia Berhasil Teken 7 Kerja Sama Pertahanan

Kurun Waktu Satu Tahun Indonesia Berhasil Teken 7 Kerja Sama Pertahanan

Indonesia memperkuat posisi strategisnya dalam percaturan global melalui serangkaian kerja sama pertahanan, penegakan hukum, dan kemitraan strategis dengan sejumlah negara dalam satu tahun terakhir.
Polsek Jatiuwung Tangkap Tiga Pelaku Curanmor dan Penadah di Tangerang, Beraksi Puluhan Kali

Polsek Jatiuwung Tangkap Tiga Pelaku Curanmor dan Penadah di Tangerang, Beraksi Puluhan Kali

Jajaran Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang beraksi di wilayah Curug, Kabupaten Tangerang.

Trending

FPI Kecam 'Mens Rea' Soal Penistaan Agama, Pandji Pragiwaksono Terancam Masuk Bui?

FPI Kecam 'Mens Rea' Soal Penistaan Agama, Pandji Pragiwaksono Terancam Masuk Bui?

Materi Stand Up Comedy bertajuk 'Mens Rea' besutan komika Pandji Pragiwaksono turut disorot tajam oleh Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam (DPP FPI).
Saat Belajar Bacalah Doa ini, Agar Ilmu yang Dipelajari dapat Bermanfaat, Begini Doanya

Saat Belajar Bacalah Doa ini, Agar Ilmu yang Dipelajari dapat Bermanfaat, Begini Doanya

agar ilmu menjadi berkah, mudah diamalkan, dan memberi manfaat luas, dianjurkan membaca doa memohon ilmu yang bermanfaat sebagaimana diajarkan dalam Islam.
Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Syafiq dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Pada hari itu, ia seharusnya sudah turun dari pendakian Gunung Slamet.
Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kisah pilu pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa nekat nyamar jadi kru kabin karena malu ditipu di hadapan orang tuanya. Kini ditawari pendidikan gratis.
Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Nama Gaston Avila mendadak jadi sorotan Bobotoh Persib seiring rumor hengkangnya Federico Barba. Kepada publik Argentina, Avila tegas bilang ini soal kariernya.
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026). Pencarian Syafiq pada akhirnya membuahkan hasil. 
Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah lagi Khairun Nisa (23) bisa menjadi pramugari sungguhan.  Aeronef Indonesia memberi Nisa pendidikan pramugari 100 persen gratis kepadanya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT