News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Rabies di Sumbawa Barat Terus Bertambah, Petugas Kebut Capaian Vaksinasi HPR

Kasus gigitan anjing di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), NTB terus bertambah. Gigitan Hewan Pengantar Rabies (HPR) hingga tanggal 15 April 2022, berjumlah 68 orang
Sabtu, 16 April 2022 - 18:13 WIB
Petugas tengah melakukan vaksinasi HPR di Posko pengendaliam Rabies di Kabupaten Sumbawa Barat
Sumber :
  • Irwansyah

Sumbawa Barat, NTB - Kasus gigitan anjing di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat terus bertambah. Data rekapitulasi gigitan Hewan Pengantar Rabies (HPR) dari Dinas Pertanian KSB, hingga tanggal 15 April 2022, jumlah korban sebanyak 68 orang dari 8 kecamatan. 

Dengan terus bertambahnya kasus ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, terus mengejar target capaian vaksinasi HPR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Data per tanggal 15 April 2022 ada penambahan kasus, total kasus KLB Rabies di KSB saat ini sebanyak 68 kasus. Kecamatan Taliwang merupakan wilayah dengan jumlah kasus gigitan terbanyak," ungkap Kepala Dinas Pertanian Sumbawa Barat, Suhadi, kepada tvonenews.com Sabtu (16/4/22).

Menurutnya, penambahan kasus berasal dari 4 kecamatan yakni Kecamatan Taliwang dan Kecamatan Brang Ene, Brang Rea dan Kecamatan Sekongkang.

"Data secara keseluruhan jumlah kasus gigitan anjing, berasal dari Kecamatan Taliwang sebanyak 36 kasus, Kecamatan Brang Rea 7 kasus, Brang Ene 6 kasus, Poto Tano 4 kasus, Seteluk 2 kasus, Jereweh 5 kasus, Maluk 3 kasus dan Kecamatan Sekongkang 5 kasus, total 68 kasus," Suhadi merincikan. 

Upaya-upaya pencegahan, kata Suhadi, terus dilakukan setiap hari kerja sama tim terpadu Pemda KSB dibantu aparat TNI dari Kodim 1628/SB dan Polri dari Polres Sumbawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Realisasi vaksinasi HPR di KSB hingga tanggal 15 April sebanyak 1.734 ekor dan sudah dilakukan oleh petugas di lapangan dengan total sebayak 933 ekor atau 69 persen. Sementara vaksinasi untuk populasi anjing berpemilik sebesar 27 persen," katanya.

"Penanganan dan pengendalian terhadap wabah Rabies yang terjadi dengan vaksinasi HPR terus dilakukan dengan target 70 persen tervaksin dari total populasi anjing yang ada di KSB," kata Suhadi menambahkan. (irw/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT