News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komitmen Amman Mineral bagi Dunia Pendidikan di Sumbawa Barat Dipertanyakan

Komitmen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) di dunia pendidikan kembali dipertanyakan.
Rabu, 19 Maret 2025 - 20:18 WIB
Dosen Fakultas Ilmu Sosial Hukum dan Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dr. Zulkarnain
Sumber :
  • tvOnenews/Irwansah

tvOnenews.com - Komitmen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) di dunia pendidikan kembali dipertanyakan. Jika mengacu pada Blue Print (cetak biru) program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang disepakati dengan Pemrov NTB, komitmen perusahaan tambang tembaga dan emas yang beroperasi di Batu Hijau, KSB untuk sektor pendidikan masih sangat kecil.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial Hukum dan Ilmu Politik (Fishipol) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dr. Zulkarnain, Rabu (19/03/2025) mengaku prihatin dengan kondisi terakhir masyarakat Sumbawa Barat meski memiliki perusahaan tambang sekelas Amman Mineral. Berbagai aksi dan tuntutan yang suarakan masyarakat KSB selama ini tidak lepas dari kurang pekanya perusahaan terhadap kondisi masyarakat setempat. Baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun masalah tenaga kerja dan lain sebagainya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini berangkat dari keprihatinan. Kekayaannya dikeruk habis, tapi masalah tenaga kerja, pengusaha lokal yang kurang diberdayakan, pajak Material Bukan Logam dan Batuan (MBLB) yang seharusnya dibayar tapi tidak dibayar itu tidak pernah diselesaikan perusahaan. Termasuk masalah pendidikan," tegasnya.

Bidang pendidikan misalnya, Doktor Naen demikian disapa mengaku, jika mengacu pada tujuan, sasaran dan strategi serta arah kebijakan PPM, apa yang dilakukan perusahaan masih jauh dari yang disyaratkan aturan. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), seharusnya program yang dilaksanakan Amman Mineral terfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pondasi daya saing daerah. 

"Sasarannya, harusnya mampu meningkatnya kualitas dan jangkauan layanan pendidikan masyarakat sekitar tambang. Tapi fakta lapangan masih sangat jauh dari harapan," sesalnya. 

Amman Mineral juga belum mampu mewujudkan mutu pendidikan berkeadilan dan terjangkau oleh masyarakat tambang. Harusnya Amman Mineral mampu menjadikan wilayah tambang sebagai percontohan, di mana program yang mereka laksanakan seharusnya menjadi kiblat bagi perusahaan tambang lain. Fakta lapangan saat ini masih banyak anak-anak Sumbawa Barat yang belum menerima pemerataan pendidikan, baik melalui beasiswa maupun kegiatan sejenis. 

"Selama ini Amman hanya memberikan beasiswa kepada sekelompok orang. Beasiswa yang selama ini mereka gaungkan itu hanya dinikmati orang-orang tertentu. Tidak semua anak KSB mendapatkan program ini," tegasnya.

Padahal lanjut akademisi asal Sumbawa Barat ini, pendidikan merupakan salah satu program prioritas yang harus dilakukan Amman Mineral. Beberapa kegiatan prioritas mencakup bantuan beasiswa/beastudy, bantuan sarana pendidikan dasar dan menengah, bantuan keterampilan dan keahlian, bantuan pengembangan perpustakaan dan literasi, bantuan tenaga pendidik, bantuan pengembangan fasilitas PAUD Holistik Integratif serta pelatihan dan kemandirian masyarakat itu hanya tercatat di atas kertas semata. 
    
"Kegiatan prioritas ini selama beberapa tahun terakhir hanya dijadikan formalitas oleh Amman Mineral. Fakta di lapangan masih banyak program yang belum mereka laksanakan. Belum lagi, keterlibatan masyarakat dan pihak lain di luar perusahaan masih sangat kecil. Mungkin tidak ada," tandasnya. 

Ini baru dari sisi pendidikan, belum lagi dari program prioritas lain PPM termasuk bidang kesehatan masih sangat jauh dari harapan. 

"Kami harap pemerintah pusat mengevaluasi secara penuh apa yang sudah dilakukan Amman Mineral selama ini," tegasnya lagi. 

"Sebab ini menjadi tanggungjawab perusahaan kepada daerah sesuai amanat Undang-Undang dan Peraturan Menteri ESDM nomor 41 tahun 2016 tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara," tandasnya. 

Doktor Naen menduga, sebagian program yang dilaksanakan Amman Mineral selama ini hanya lip service semata. Terutama program yang berkedok beasiswa. Sebab jumlahnya tidak seberapa dibanding angka ril siswa atau mahasiswa Sumbawa Barat. 

"Mereka selalu saja menggaungkan mendudukung pendidikan di Sumbawa Barat. Tapi tidak diikuti dengan tindakan nyata. Tidak ada yang benar-benar diterapkan oleh Amman, kalaupun ada itu hanya bagian kecil saja," katanya lagi. 

tvonenews

Ia mendesak, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat mengambil sikap tegas. Pemerintah pusat melalui kementerian terkait segera melakukan evaluasi dan audit atas apa yang dilakukan perusahaan selama ini. Sebab, sejauh ini tidak ada yang benar-benar merasakan dampak dan manfaat langsung terhadap program itu. 

"Masyarakat KSB saat ini sudah sangat paham dan kritis. Jangan sampai, ini menjadi bom waktu yang nantinya akan dituntut oleh seluruh rakyat Sumbawa Barat," tegasnya lagi.

Fakta lain Amman Mineral masih setengah- setengah mengalokasikan anggaran untuk PPM. Alokasi dana setiap tahunnya terkesan dicicil. Padahal, perusahaan sendiri pada tahun 2022 lalu secara resmi telah ditegur oleh Komisi IV DPR RI. Salah satu rekomendasi dari rapat itu mendesak Presdir Amman Mineral untuk memenuhi kekurangan biaya program PPM dari tahun-tahun sebelumnya. 

"Termasuk meminta kepada Amman Mineral untuk melaksanakan program PPM secara konsekuen. Ini juga harus dievaluasi sejauh mana realisasinya di lapangan," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat dihubungi via Whats App, Kartika Octaviana, Vice President Corporate Communications AMMAN, melalui Ramaditya Handoko, tidak memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. 

Pihaknya hanya membagikan beberapa link berita di beberapa media online terkait pemberitaan dmyang dilakukan PT AMNT di bidang pendidikan.(irw/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT