GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Bupati Jembrana dan Istri Tewas karena Dibunuh, Polisi Fokus Cari Pelaku dan Motif

Misteri kematian mantan Bupati Jembrana, Ida Bagus Ardana dan istri, A Sri Wulan Trisna yang ditemukan tewas dalam rumah dipastikan adalah korban pembunuhan.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 28 Januari 2025 - 17:22 WIB
Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Laorens Rajamangapul Heselo, Selasa (28/1).
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Misteri kematian mantan Bupati Jembrana, Ida Bagus Ardana dan istri, A Sri Wulan Trisna yang ditemukan tewas dalam rumah dipastikan adalah korban pembunuhan. 

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Laorens Rajamangapul Heselo mengatakan, kedua korban tewas dibunuh berdasarkan hasil otopsi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau untuk pembunuhan itu sudah pasti, karena itu sudah berdasarkan dari hasil otopsi itu pembunuhan," kata Kompol Laorens, di Mapolsek Denpasar Selatan, Selasa (28/1) sore.

Kendati demikian, pihaknya juga belum bisa menentukan siapa pelaku pembunuh dan motifnya tentu juga belum diketahui.

"Tapi motifnya ini yang kita masih (cari), karena apa, motifnya apakah mungkin masalah harta atau mungkin masalah antara keluarga atau mungkin orang lain yang ingin masuk ke dalam, itu yang kita belum dapatkan, karena semua masih berupa petunjuk," imbuhnya.

Ia menyatakan, sampai saat ini para penyidik masih mengumpulkan petunjuk-petunjuk sehingga bisa dijadikan dua alat bukti sehingga menentukan siapa pelakunya.

"Menurut keyakinan kita, penyidik kita harus mengumpulkan petunjuk-petunjuk yang ini, sehingga petunjuk ini bisa dinaikkan dalam proses dua alat bukti, dijadikan alat bukti dan alat bukti ini yang menentukan. Sampai saat ini itulah kendalanya, kita masih berupa petunjuk kita tidak bisa menuduh oh ini dia pelakunya, ini pelakunya. Cuma dari petunjuk-petunjuk itu masih kita rangkaikan dan yang jelas itu masih jalan," katanya.

Sementara, saat ditanya apakah pelaku ada dugaan orang terdekat. Pihaknya juga belum bisa memastikan karena hingga saat ini belum ada bukti yang kuat dan hanya petunjuk saja.

"Saya belum bisa pastikan karena itu satu berupa petunjuk semuanya ini. Kalaupun kita bilang siapa orangnya tapi kita kan harus punya sesuatu bukti yang memang mengatakan bahwa dia itu sebagai pelakunya memperkuat dengan alat bukti," ujarnya.

"Kalau kita bilang dalam pembuktian itu ada lima pembuktian petunjuk itu tidak bisa dijadikan kekuatan, kita harus dapat bukti-bukti lain. Surat dan mungkin saksi yang lain," katanya.

Sementara, saat ditanya soal sidik jari yang ditemukan pihak mengaku hal itu belum bisa ditentukan karena sidik jari hasilnya belum sempurna.

"Kalau dari sidik jari sendiri sih dalam posisi di TKP kan, karena kalau memang sidik jari ada beberapa tempat yang diambil cuma belum bisa diangkat sidik jarinya. Karena memang kalau dari segi identifikasi memang misalnya tempat bisa dipakai bisa. Tapi dari beberapa yang kita ambil itu belum bisa diangkat sidik jarinya dan tidak ditemukan bentuk sempurnanya," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, sampai saat ini sudah 20 orang saksi yang diperiksa dalam peristiwa tersebut. Namun, untuk pelakunya belum bisa disimpulkan itu siapa.

"Saya sendiri belum bisa menyimpulkan yah. Sekitar 20 saksi (yang diperiksa). Tapi tetap kita upayakan yah, nanti kalau ada perkembangan kita sampaikan lagi," ujarnya.

Sebelumnya, penemuan mayat korban yang merupakan mantan Bupati Jembrana, Bali, Ida Bagus Ardana dan istrinya, A Sri Wulandari Trisna membuat geger warga.

Kedua korban ditemukan meninggal dunia, di dalam rumah milik korban, di Jalan Gurita 4 Nomor 6, Lingkungan Karya Darma, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, pada Kamis tanggal 8 Agustus 2024 lalu.

Kepala Lingkungan Karya Dharma Putu Gede Igar Bramandita mengatakan, mengetahui kejadian itu setelah ditelpon oleh tetangganya sekitar pukul 18:35 WITA dan orang yang pertama kali masuk untuk mengecek ke dalam rumah adalah menantu korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari infonya seperti itu (mantan Bupati Jembrana). Jadi tetangga curiga rumah Pak Ardana sudah terkunci selama tiga hari, tidak ada aktivitas dan halaman kotor," kata Bramandita. (awt/gol) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT