News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jenazah TKW Asal Bali yang Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia, Tinggalkan 8 Anak

Jenazah Tenaga Kerja Wanita atau TKW bernama Ni Ketut Nurhayati (39) yang tewas di Malaysia, tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
Kamis, 9 Januari 2025 - 10:53 WIB
Jenazah TKW Asal Bali Tinggalkan 8 Anak
Sumber :
  • tim tvone - aris wiyanto

Buleleng, tvOnenews.com - Jenazah Tenaga Kerja Wanita atau TKW bernama Ni Ketut Nurhayati (39) yang tewas di Malaysia, tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (8/1) sekitar pukul 14:30 WITA.

Korban yang diduga menjadi korban pembunuhan ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di wilayah Puchong, Malaysia, dalam kondisi berlumuran darah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemulangan jenazah korban disambut suami korban, Komang Suinten yang datang bersama sejumlah kerabatnya. Terlihat juga beberapa relawan yang membantu pemulangan jenazah Ni Ketut Nurhayati, agar dapat disemayamkan di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Komang Suinten (38) suami korban mengatakan ia mengetahui kabar istrinya meninggal dunia dari anaknya yang mendapat informasi dari teman ibunya atau korban.

"Informasi awalnya anak saya memberi kabar kalau ibunya sudah tidak ada, didapat dari teman ibunya. Peristiwanya saya tidak tahu pasti tapi diceritakan sama temannya ngasih tahu ke anak saya bahwa ibu sudah tidak ada karena dibunuh begitu saja," kata Suinten.

Kendati demikian, Suinten telah mengikhlaskan kepergian istrinya dan cepat disemayamkan di desa-nya. 

"Pada intinya saya enggak perlu mencari tahu yang ke belakang lagi. Saya ingin istri saya cepat pulang. Biar cepat dapat tempat, itu memang tanggung jawab saya sebagai suami," ujarnya.

"Saya tidak mau mengungkit kenangan karena anak-anak saya sudah besar semua. Sudah mengerti, sudah tahu. Pokoknya saya mau tidak ada halangan dan saya bisa kebumikan secara agama keyakinan saya," lanjutnya.

Ia juga menceritakan, bahwa istrinya keluar dari desa sejak tahun 2023 dan diketahui berkerja di Malaysia sejak tahun 2024 dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

"Keluar dari desa sudah satu tahun setengah. Setahu saya istri saya disana bekerja sebagai pembantu rumah tangga," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa istrinya awalnya diketahui berangkat dari Tulungagung, Jawa Timur, dan lalu ke Malaysia dan baru pertama kali bekerja di Malaysia, dan setelah itu putus komunikasi dengan korban dan informasi terakhir korban sudah pindah bekerja di Malaysia.

"Baru pertama kali (ke Malaysia). Komunikasi terakhir tahun lalu awal 2024, karena mungkin pemikirannya bagaimana atau ada hal bagaimana saya kan enggak mengerti, kita berjauhan. Saat komunikasi terputus, katanya dia sudah pergi dari tuannya. Jadi saya tidak bisa komunikasi," ujarnya.

"Sudah lama (tidak komunikasi). Dia ganti kontak atau dia blok saya mungkin saya nggak tahu, karena kita berjauhan. Makannya saya kaget dibilang pembunuhan tanggal 31 Desember (2024) informasi sampai ke saya baru tanggal 4 Januari," jelasnya.

Suinten menyatakan, bahwa pihaknya telah menerima kepergian istrinya dan tidak ada tuntutan apapun. Kendati demikian, soal tewasnya istrinya pihaknya menyerahkan seluruhnya ke kepolisian di Malaysia.

"Kita menerima, mau bagaimana sudah kejadian. Kita nggak bisa membalikkan lagi. Pada intinya saya mau mendatangkan istri saya. Kita nggak ada tuntutan apapun dan tak ingin memperpanjang masalah apapun biar jalan istri saya lurus tidak ada halangan. (Soal proses hukum) saya serahkan semua kesana (Malaysia). Saya yakin  dan percaya pihak berwajib sudah menindaklanjuti," ujarnya.

Sementara, Made Widyianingsih selaku Kelian Banjar Dinas Gitgit atau Kepala Dusun Gitgit mengatakan, kalau tuntutan dari keluarga tidak ada tapi sebagai warga negara tetap melaporkan peristiwa tersebut.

"Kita selaku keluarga merasa kehilangan dan ini pukulan berat bagi keluarga yang notabene punya banyak anak. Dengan niat awal kesana untuk mencari nafkah tapi kemudian seperti ini kejadiannya sudah pasti jadi pukulan berat bagi keluarga. Cuma kita tidak bisa berbuat apa-apa karena kronologis disana juga tidak tahu," ujarnya.

Sementara, korban diketahui memiliki delapan anak. Dari suami pertamanya memiliki lima anak dan setelah suami pertama meninggal dunia, korban menikah lagi dengan Komang Suinten dan memiliki tiga anak.

"Harapannya agar pelaku dihukum setimpal tapi sekali lagi kita serahkan kepada yang berwajib disana, apalagi secara kewenangan jauh dari kita," ujar Widyianingsih.

Sebelumnya, seorang perempuan yang merupakan tenaga kerja wanita atau TKW bernama Ni Ketut Nurhayati (39) asal Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, diduga menjadi korban pembunuhan di Negara Malaysia.

Luh Sri Mulyani salah satu kerabat korban bernama mengatakan, jika Nurhayati ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel dengan berlumuran darah. Hotel lokasi korban ditemukan tewas berada di wilayah Puchong, Malaysia. Polisi setempat menduga korban meninggal dunia karena dibunuh.

"Foto kejadian Mbak Nur itu (korban) pas masih di kamar hotel pas pertamakali ditemukan dan masih berlumuran darah ditutupi selimut," kata Sri saat  dikonfirmasi Selasa (7/1).

Sementara, peristiwa tewasnya Nurhayati terjadi pada malam tahun baru yakni Selasa (31/12). Dan pihaknya  baru mendapat informasi tanggal 4 Januari 2025 dari rekan korban yang ada di Malaysia.

Informasi itu, dia  terima dari grup whatsapp TKW Malaysia. Lalu, kemudian mencari tahu kebenaran informasi tersebut ke pekerjaan migran Indonesia lainnya di Malaysia.

"Kemudian saya cari tahu kebenarannya, ada teman Nurhayanti (korban) yang membenarkan. Ia sempat dihubungi polisi di Malaysia dan ditunjukkan foto dan videonya," imbuhnya.

Saat ini, jenazah korban sedang diupayakan untuk dipulangkan oleh pihak keluarga dan rekan korban di Malaysia. Sementara, Sri juga sempat memposting di media sosial terkait tewasnya Nurhayati dan membuka donasi untuk memulangkan jenazah korban karena dari pihak keluarga mengalami kendala dana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenazah korban akan diterbangkan dari Malaysia, Rabu (8/1) sekitar pukul 09.00 waktu setempat dan diperkirakan tiba di Pulau Bali pukul 11.00 WITA.

"Sejak kemarin, relawan di Malaysia yang merupakan teman korban membantu untuk mengurus kepulangan jenazah korban," ujarnya. (awt/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT