News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingin Hidup Mewah, Ibu Rumah Tangga Lakukan Penipuan Hingga Rp1,5 Miliar dengan Modus Minyak Goreng Murah

Seorang ibu rumah tangga di Badung, nekat melakukan penipuan karena ingin hidup mewah. Penipuan yang dilakukan Septyani (33) tersbut sudah sejak Januari 2024
Selasa, 28 Mei 2024 - 11:22 WIB
Pelaku penipuan berkedok minyak goreng murah
Sumber :
  • alfani syukri

Badung, tvOnenews.com - Seorang ibu rumah tangga di Badung, nekat melakukan aksi penipuan hanya gara-gara ingin hidup mewah. Penipuan yang dilakukan Septyani Surya Widjayanti (33) tersbut sudah sejak awal Januari sampai April 2024. Tak tanggung-tanggung, kerugian yang disebabkannya mencapai Rp1,5 miliar.

Atas perbuatannya, wanita ini pun ditangkap oleh Pihak Satuan Reserse Kriminal Polres Badung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura, ada empat laporan yang ditujukan terhadap wanita itu.

“Laporan pertama ada tiga korban dengan kerugian Rp41 juta, laporan kedua satu korban dengan kerugian Rp30 juta, ketiga ada satu korban rugi Rp340 juta, dan keempat juga satu orang yang ruginya paling besar Rp914 juta," ujarnya.

Kejahatan Septyani bermula ketika dirinya berkenalan dengan para korban melalui media sosial.

Kemudian wanita itu menawarkan minyak goreng yang lebih murah dari harga pasaran. Pelaku membeli minyak goreng Rp168 ribu per dus dan dijual Rp155 ribu per dus. Para korban yang rata-rata merupakan pedagang pun tergiur untuk membeli agar bisa dijual kembali.

Padahal, itu hanya siasat wanita yang berdomisili di Sading, Mengwi, Badung tersebut. Sebagai permulaan, Septyani menjual dalam jumlah yang kecil. Setelah para korbannya menaruh kepercayaan, mereka pun memesan dalam jumlah besar.

Namun, saat uang sudah ditransfer oleh para korban, Septyani lantas kabur membawa uang korban.

"Tersangka melarikan diri ke Surabaya, Jawa Timur dan bersembunyi di sana," tambah Perwira balok tiga di pundak tersebut.

Satreskrim Polres Badung yang menerima laporan kasus tersebut pun melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan pelaku. Berdasar keterangan saksi-saksi dan petunjuk yang dihimpun, akhirnya polisi berhasil menangkap Septyani di Surabaya, Jawa Timur. 

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku mengaku kepada petugas ia menggunakan uang hasil penipuan membeli sebuah mobil dan motor dan sebagian lagi digunakan untuk berfoya-foya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Uangnya udah habis digunakan untuk membeli mobil dan motor, sisanya untuk berfoya-foya," tutup Nyoman Widura.

Atas tindakan tersebut, Septyani disangkakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun. (asi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT