News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Sahdan Korban Hanyut Banjir Sumbawa, Selamat di Tengah Arus Deras

Salah seorang warga Sumbawa, NTB, menjadi saksi dramatis saat banjir melanda pada Jumat, 09 Februari 2024 sore. Sahdan, nama panggilannya, mengungkapkan momen mencekam saat air bah tiba-tiba menerjang rumahnya
Sabtu, 10 Februari 2024 - 11:29 WIB
Sahdan, Warga Sumbawa yang hanyut terbawa banjir bersama dengan rumah mertuanya
Sumber :
  • Irwansyah

Sumbawa, tvOnenews.com - Salah seorang warga Sumbawa, NTB, menjadi saksi dramatis saat banjir melanda pada Jumat, 09 Februari 2024 sore. Sahdan, nama panggilannya, mengungkapkan momen mencekam saat air bah tiba-tiba menerjang rumahnya yang terletak di pinggir sungai di Rt 01,Rw 02, perbatasan antara Kelurahan Bugis dan Brang Bara.

"Saya sudah berusaha lari, tapi sayangnya terlambat karena air sudah membanjiri rumah kami," kenang Sahdan dengan nada sedih, Jumat malam (09/02/2024) saat ditemui di pengungsian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kepanikan, ia berusaha menyelamatkan barang-barang berharga seperti KTP dan surat lainnya dari tas pinggangnya. 

"Setelah berhasil mengambil tas yang berisi KTP, air sudah masuk ke dalam rumah. Rumah langsung hanyut, dan saya berusaha naik ke atap rumah," ungkapnya.

Namun, nasib belum berpihak padanya. Ketika ia mencapai atap, rumahnya hancur tersapu derasnya air bah yang membawa batang pohon.

"Saat berada di atap, rumah saya hancur dan terbawa arus banjir yang sangat deras. Saya kemudian melompat ke rumah mertua saya yang juga ikut terbawa arus banjir," ceritanya.

Saat rumahnya melintas dekat dengan Gereja Baitani, ia mendengar teriakan warga yang meminta ia melompat ke air. 

"Saya diminta untuk melompat ke air oleh warga, tapi saya panik karena arus sangat deras. Akhirnya, saya bertahan di atap dan terus terbawa banjir menuju laut," ujarnya.

Setelah rumahnya sampai di Kelurahan Lempeh, ia menemukan kesempatan untuk menyelamatkan diri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat berada di Kelurahan Lempeh sebelum jembatan Transito, saya melompat ke arah pohon besar dan berhasil memegang salah satu dahan pohon. Alhamdulillah, saya bisa selamat dan naik ke daratan. Untunglah ada rumah mertua saya, saya bisa bertahan," tutup Sahdan.

Kini, Sahdan tinggal di pengungsian di Rumah Dinas Dandim1607/Sumbawa bersama belasan pengungsi lain yang juga kehilangan rumah akibat terbawa banjir. (irw/frd) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT