GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tewasnya Binaragawan Justyn Vicky, Polisi Panggil Dua Saksi, Belum Temukan Delik Pidana

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari mengatakan, kepolisian masih melakukan penyelidikan atas tewasnya binaragawan sekaligus Justyn Vicky
Senin, 24 Juli 2023 - 15:04 WIB
Tewasnya Binaragawan Justyn Vicky, Polisi Panggil Dua Saksi
Sumber :
  • tim tvone - aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews. com - Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari mengatakan, kepolisian masih melakukan penyelidikan atas tewasnya binaragawan sekaligus influencer Herman Fauzi alias Justyn Vicky (34), saat melakukan angkat beban di Paradise Bali Gym di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar Selatan pada Sabtu lalu. 

Polisi telah memanggil dua orang saksi di TKP yang mengetahui kejadian tersebut, yakni Jico Suherman, Manajer PT Paradise Wellnes Center, dan Brendan Michael Southwick ,WNA Australia, pelatih pribadi korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin (ada) dua saksi ke Polsek yang telah diperiksa," kata AKP Kalpika, di Denpasar, Bali, Senin (24/7).

Ia juga menyebutkan, bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya Justyn Vicky dan hingga saat ini belum ditemukan adanya delik pidana soal peristiwa tersebut.

"Belum (ada delik pidana). Kami masih melakukan penyelidikan," imbuhnya.

Ia juga menyatakan, bahwa saat itu memang korban sedang latihan angkat beban dan bebannya melebihi berat badan yaitu 200 kilogram. Kemudian, pada saat mengangkat beban itu ada saksi yang bernama Brendan dan seorang Personal Trainer (PT) gym yang mendampingi korban.

"Tetapi pada saat mengangkat dia (korban) tidak kuat, dan PT nya juga membantu tapi tidak kuat. Ada satu saksi juga yang membantu juga tidak kuat, dan akhirnya terjadilah kecelakaan tersebut yang mengakibatkan korban jatuh terduduk dan mengenai lehernya," imbuhnya.

Namun, setelah kejadian tersebut korban sempat sadar dan berbicara tetap dari pihak gym menelpon ambulans BPBD Kota Denpasar, dan korban dibawa ke Rumah Sakit Siloam, di Kuta, Bali, dan setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Wangaya, di Kota Denpasar. 

Kemudian, setelah dilaksanakan operasi pada Senin (17/7) korban tidak sadar dan akhirnya meninggal dunia.

"Korban sempat sadar dan berbicara tapi akhirnya pihak gym menelpon ke BPBD. Dan tanggal 17 setelah melaksanakan operasi itu tidak sadar dan meninggal dunia dan jenazah sudah dikirim ke Jember, Jawa Timur," ujarnya.

Sebelumnya, seorang binaragawan bernama Justyn Vicky (34) tewas saat melakukan angkat beban di sebuah pusat kebugaran di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar Selatan, Bali, pada Sabtu (15/7) sekitar pukul 10.00 WITA. 

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, bahwa korban mengalami patah leher dan akhirnya meninggal dunia.

"Korban mengalami patah leher hingga meninggal," kata Kombes Jansen, Minggu (23/7) sore.

Kronologisnya, saat itu sekitar pukul 10.00 WITA, korban melaksanakan angkat beban back squad dengan berat 200 kilogram yang didampingi oleh saksi bernama Brendan yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Australia. 

Namun, karena bebannya terlalu berat sehingga korban tidak mampu mengangkat beban tersebut kemudian dibantu oleh saksi dan saksi juga tidak kuat sehingga korban jatuh dalam posisi duduk dan beban jatuh kedepan dan mengenai leher korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, karyawan setempat memanggil ambulans BPBD Kota Denpasar untuk dibawa ke Rumah Sakit Wangaya Denpasar, untuk dilakukan operasi. Namun, pada Minggu (16/7) sekitar pukul 15.00 WITA setelah dilakukan operasi, korban tidak dapat sadarkan diri lagi dan sampai dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WITA 

"Jenazah korban dibawa ke kampung halaman orang tuanya di Jember (Jawa Timur)," ujarnya. (awt/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT