Polda Bali Catat Lakalantas Meningkat di Semester l di 2023, Ada 3279 Kasus
- tim tvone - aris wiyanto
Sementara, total keseluruhan untuk jumlah lakalantas sebanyak 3279 dengan korban yang meninggal dunia sebanyak 285 orang, luka berat 41 orang dan luka ringan 4238 orang.
Irjen Putu mengatakan, bahwa untuk pelaksanaan operasi Patuh Agung 2023 dapat menyatukan pemahaman demi memaksimalkan pelaksanaan operasi Patuh Agung.
"Lalu lintas merupakan urat nadi masyarakat yang memegang peranan vital dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang kita laksanakan. Dengan adanya lalu lintas yang baik, memudahkan akses bagi masyarakat untuk melakukan kegiatannya dalam memenuhi kebutuhan perekonomiannya dan tidak ada satu pun pekerjaan yang tidak luput dari penggunaan lalu lintas," ujarnya.
Ia juga menyampaikan, tanpa adanya lalu lintas, dapat dibayangkan bagaimana sulitnya warga untuk menuju tempat pekerjaan atau melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan penggunaan jalan raya. Namun, di balik manfaat lalu lintas tersebut, juga terdapat berbagai permasalahan yang berkaitan dengan penggunaan jalan raya.
"Pengguna jalan raya setiap hari, tidak luput dari permasalahan lalu lintas, seperti kemacetan, pelanggaran hingga kecelakaan lalu lintas. Munculnya permasalahan lalu lintas ini kerap dipicu oleh beberapa faktor, yaitu meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, meningkatnya populasi masyarakat serta meningkatnya pola aktivitas masyarakat Bali, khususnya pasca pandemi Covid-19 dan dibukanya kembali Provinsi Bali sebagai destinasi wisata domestik maupun internasional," ujarnya.
Pihaknya juga menyebutkan, dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas yang berlaku, Polri secara serentak menggelar operasi kepolisian dengan sandi Patuh Agung 2023. Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari mulai dari tanggal 10 hingga 23 Juli 2023.
Kemudian, untuk jumlah personel yang akan dilibatkan sebanyak 1006 orang yang terdiri dari 245 personil Polda Bali dan 761 personil Polres dan Polresta jajaran Polda Bali. Sementara, untuk sasaran utama operasi ini adalah para pelanggar aturan lalu lintas yang berdampak pada kecelakaan berat, seperti tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, melawan arus, dan pelanggaran lainnya.
"Pada pelaksanaan operasi patuh kali ini, kita akan lebih mengedepankan pendekatan premtif dan preventif yang turut didukung oleh upaya penegakan hukum dengan memaksimalkan sarana tilang elektronik (E-tle) baik statis maupun mobile," ujarnya. (awt/hen)
Load more