News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Aniaya Keluarga Nasabah Saat Tagih Utang, Debt Collector di Gresik Tak Berdaya saat Diciduk Polisi

Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik melalui keterangan resminya membenarkan penangkapan seorang penagih utangyang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap keluarga nasabah.
Senin, 29 Desember 2025 - 16:24 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik mengamankan seorang penagih utang atau bank plecit yang diduga aniaya keluarga nasabah.
Sumber :
  • Resmob Gresik

Jakarta, tvOnenews.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik mengamankan seorang penagih utang atau bank plecit yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap keluarga nasabah di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Terduga pelaku diketahui bernama Mikael Tarigan. Pria berusia 27 tahun itu ditangkap polisi tanpa perlawanan di rumah kontrakannya di wilayah Kecamatan Cerme. Mikael tercatat bekerja sebagai penagih di salah satu koperasi simpan pinjam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik melalui keterangan resminya membenarkan penangkapan tersebut. Setelah menjalani pemeriksaan, Mikael Tarigan ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Gresik.

Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (27/12) sekitar pukul 17.30 WIB. Kejadian bermula ketika tersangka mendatangi rumah Pujianah (40), istri dari nasabah pemilik utang, dengan maksud menagih kewajiban pembayaran.

Saat itu, suami korban tidak berada di rumah. Dalam proses penagihan, terjadi adu mulut antara tersangka dan korban yang kemudian berujung pada aksi kekerasan. Hal itu membuat tangan korban mengalami luka.

Ketegangan dipicu karena korban merasa tidak terima dibentak sambil direkam menggunakan ponsel. Pujianah kemudian berusaha menarik tas milik tersangka, yang selanjutnya berujung pada tindakan penganiayaan.

Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa suami korban memiliki pinjaman sebesar Rp 1 juta sejak Juli 2025. Skema pembayaran disepakati sebesar Rp50 ribu per hari selama 25 hari. Namun hingga Desember 2025, utang tersebut belum dilunasi.

Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan tersangka di tempat tinggalnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam, satu jaket, satu lembar nota pembayaran angsuran, satu helm, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Street.

"Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Gresik guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Resmob Polres Gresik terus berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat," tulis Resmob Gresik, Senin (29/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu turut menanggapi kasus tersebut dan menegaskan penanganan serius terhadap praktik penagihan yang disertai intimidasi maupun kekerasan.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami penagihan oleh debt collector, baik legal maupun ilegal, yang meresahkan. Laporan dapat disampaikan langsung ke kantor polisi, layanan darurat 110, atau kanal Lapor Pak Kapolres.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT