Irfan Yusuf Hentikan Sementara Wacana ‘War Tiket’ Haji Usai Dikritik DPR
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri haji dan Umrah K.H. Mochamad Irfan yusuf Hasyim menyatakan pembahasan skema “war tiket” haji untuk sementara dihentikan.
Keputusan tersebut disampaikan usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Gus Irfan menjelaskan bahwa wacana war tiket atau rebutan tiket haji sebelumnya merupakan pembahasan internal kementerian sebagai salah satu opsi untuk memangkas antrean haji yang panjang. Namun, ia menilai konsep tersebut masih terlalu prematur untuk diterapkan.
Meski demikian, pemerintah menegaskan tetap akan mencari terobosan lain untuk mengurangi masa tunggu keberangkatan haji yang di sejumlah daerah bisa mencapai puluhan tahun.
Gus Irfan juga memastikan bahwa skema baru ke depan tidak akan menghapus antrean yang sudah berjalan.
Sebelumnya, sejumlah anggota Komisi VIII DPR mengkritisi wacana “war tiket” karena dinilai berpotensi merugikan calon jemaah yang telah lama menunggu giliran berangkat.
Selain itu, skema tersebut dikhawatirkan menimbulkan ketidakadilan dalam distribusi kuota haji jika tidak diatur secara matang.
Pemerintah kini menyatakan akan mengkaji ulang opsi kebijakan dengan pendekatan yang lebih komprehensif sebelum dibahas kembali bersama DPR.