GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Selidiki Kepemilikan Senjata Api di TKP Sejoli Tewas di Kamar Kos

Senin, 25 Oktober 2021 - 17:27 WIB
  • Reporter :
Tasikmalaya, Jawa barat - Misteri kematian Sejoli di kamar kos di Tasikmalaya mulai terkuak. Dari penyelidikan kepolisian korban wanita ditembak oleh pasangan prianya, sebelum kemudian bunuh diri dengan menggunakan senjata api yang sama.
Teka-teki kematian sejoli Widyaningsih dan Sutriyono yang ditemukan tewas di dalam kamar kos, di Kampung Cibodas, Pasar Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat mulai menemui titik terang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luka tembak yang ditemukan di kedua jasad ternyata bukan dilakukan oleh orang lain. Berdasarkan hasil uji laboratorium forensik, pelakunya adalah Sutriyono.
Kepolisian mengungkap, korban perempuan Widyaningsih tewas terlebih dahulu dengan cara ditembak oleh Sutriyono. Sutriyono kemudian mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri menggunakan pistol yang sama.
Dari penyisiran lokasi, kepolisian juga menemukan sepucuk senjata api lengkap dengan proyektilnya. Hasil otopsi juga sinkron dengan temuan di lokasi kejadian. Kepolisian juga banyak ini tak ada pelaku lain karena bukti-bukti yang ada.
Dugaan sementara, motifnya adalah hubungan asmara diluar pernikahan. Kepolisian juga menemukan bahwa Sutriyono adalah purnawirawan TNI. Kini polisi tengah mendalami senjata api yang digunakan oleh pelaku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, warga Cibodas pasar digegerkan dengan temuan dua jasad di kamar kos pada Sabtu (23/10/2021) lalu. Kedua mayat ditemukan setelah warga curiga dan mendobrak kamar kos tersebut.
Warga mengenali mayat perempuan sebagai Widyaningsih, yang bekerja di sebuah pabrik garmen tak jauh dari lokasi. Selain itu warga juga menemukan sebilah pisau di dekat mayat laki-laki yang belakangan diketahui sebagai Sutriyono.(awy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan tidak menggelar imunisasi massal terkait penyakit campak.
Tips Berburu Promo Penginapan Mudik Lebaran 2026, Harga Mulai Rp99 Ribu di Jalur Favorit Pemudik

Tips Berburu Promo Penginapan Mudik Lebaran 2026, Harga Mulai Rp99 Ribu di Jalur Favorit Pemudik

Tips berburu promo mudik lebaran 2026. Tips pertama yang paling penting adalah memesan penginapan jauh sebelum puncak arus mudik. Biasanya, hotel atau penginapan
Dinkes DKI Jakarta: Belum Ada Kasus Campak Ditemukan di Ibu Kota

Dinkes DKI Jakarta: Belum Ada Kasus Campak Ditemukan di Ibu Kota

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengungkapkan hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit campak di Jakarta.
Kakorlantas Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho menghadiri rapat bersama pakar transportasi dalam rangka persiapan Idul Fitri 1447 H di Kantor Jasa Raharja, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
ADVERTISEMENT