News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rampas Telepon Genggam di Halte Bus Transjakarta, Dua Copet Dihakimi Warga | tvOne

Jumat, 26 Februari 2021 - 22:40 WIB
  • Reporter :

Jakarta – Komplotan pencopet beraksi di Halte transjakarta. Mereka memepet seorang perempuan dan mengambil telepon genggam dari tas korban. Sadar handphonenya diambil, korban berteriak sehingga warga berhasil menangkap pelaku, bahkan sempat menghakimi mereka.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 25 Februari 2021 itu bermula ketika korban yang bernama Vivi menumpang Bus Transjakarta jurusan Ancol-Kampung Melayu. Ternyata di dalam bus, wanita ini sudah diincar oleh komplotan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika Vivi turun di Halte RS Carolus, Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat, para pelaku langsung beraksi. Salah satunya mengambil ponsel korban. Beruntung Vivi langsung sadar bahwa dia menjadi korban kejahatan.

“Pakai tas gemblok (ransel) di depan, terus tangannya begini (memperagakan tangan masuk tas korban) langsung diambil (hp) langsung jalan cepat, saya langsung teriak, ‘Pak handphone saya hilang,’ nah sopir busway-nya langsung mengejar dia,” cerita Vivi.

Teriakan korban memancing perhatian warga sehingga membuat pelaku panik dan berusaha melarikan diri.

“Pokoknya dia sudah diteriakkin maling gitu, langsung ketakutan. Handphone saya langsung dilempar. Yang nemuin (hp) warga dia dikejar sama warga dan akhirnya tertangkap,” sambungnya.

Vivi meyakini para pelaku sudah mengincarnya sejak di dalam bus.

“Nyaru (menyamar) juga jadi penumpang busway. (Pelakunya) bertiga lebih, tetapi yang tertangkap dua orang,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa yang marah memukuli pelaku. Aksi main hakim sendiri itu berhenti setelah polisi datang ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku dan membawanya ke pos keamanan di Salemba Bluntas.

Mereka kemudian menggiring kedua pencopet yang telah babak belur itu ke Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Senen untuk jalani pemeriksaan lebih lanjut. (act)

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Masih bingung bagaimana cara melakukan booking lapangan padel? Coba ikuti step by step di bawah ini!
4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

Tren main padel menunjukkan bahwa olahraga tersebut telah menjadi gaya hidup baru yang inklusif bagi kalangan pengusaha, figur publik, hingga kaum milenial.
Level dalam Padel: Skor 1 sampai 7, Kamu Masuk Kategori Pemain Noob atau Pro?

Level dalam Padel: Skor 1 sampai 7, Kamu Masuk Kategori Pemain Noob atau Pro?

Di dunia internasional, level padel biasanya diukur dari skala 1.0 hingga 7.0. Simak penjelasan mengenai level permainan padel tersebut di bawah ini, agar kamu tahu ada di posisi ke berapa.
ADVERTISEMENT