News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cemburu, Pacar Ditusuk Bambu | Jejak Kasus

Rabu, 10 Februari 2021 - 20:35 WIB
  • Reporter :

Garut, Jawa barat - Kepolisian Resor Garut mengungkap motif seorang pemuda yang membunuh pacarnya secara sadis di pinggiran Sungai Cimalaka, Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena persoalan cemburu. Tak hanya menghabisi nyawa korban, dia juga menusuk salah satu bagian tubuh kekasihnya itu dengan Bambu.

"Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena merasa cemburu melihat korban selaku pacar dari pelaku melakukan chatting dengan beberapa lelaki lain di media sosial. pelaku mengira korban melakukan selingkuh sehingga pelaku mengambil keputusan melakukan tindakan tersebut,”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Adi Benny Cahyono saat jumpa pers pengungkapan kasus Pembunuhan wanita muda di Markas Polres Garut, Senin, 8 Februari 2021.

Ia menuturkan tersangka Deni Hamdani (21) warga Banyuresmi, Garut mengaku kesal dengan pacarnya Weni tania (21) karena dianggap telah selingkuh. Pelaku lalu membawa korban ke daerah Sucinaraja yang jauh dari permukiman warga, Selasa (2/2).

Pelaku di lokasi kejadian di pinggiran Sungai Cimalaka, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja mencekik korban hingga tidak berdaya, lalu pelaku mengambil bambu yang ada di sekitarnya untuk ditusukkan ke bagian belakang tubuh korban hingga akhirnya meninggal dunia.

Deni yang baru sebulan berhubungan dengan Weni ini selanjutnya meninggalkan jasad korban, hingga ditemukan warga setempat, Jumat (5/2) pagi dengan kondisi sudah membusuk dan menimbulkan bau tak sedap.

Kepada polisi Deni yang mengaku sudah sangat kepincut dengan Weni, kesal karena korban sibuk terus dengan hpnya. Dia sempat memberi ultimatum kepada pacarnya itu.

“Ya gimana, mau dilanjut enggak hubungannya? Dia jawab mau berlanjut. Saya emosi lihat dianya. Bilangnya tidak akan selingkuh. Dalam 20 menit dia sibuk megang hp terus. Berkali-kali saya tanya, tidak mau jawab. Saya juga dicuekin sama dia,” Deni mengungkapkan latar belakang kekesalannya yang berujung tindakan sadis kepada Weni.

Dua hari dari penemuan jasad korban, polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan ini.

"Pelaku berhasil diketahui 2x24 jam berdasarkan penyelidikan Satreskrim Polres Garut dan Resmob Polda Jabar, hasilnya mengarah ke DH ini," kata Kapolres.

Ia menyampaikan tersangka sebelum ditangkap sudah terjerat kasus hukum lainnya yaitu pencurian di wilayah hukum Polsek Tarogong Kidul, selanjutnya dibawa ke Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan hukum kasus pembunuhan tersebut.

Dalam kasus pembunuhannya itu, kata Kapolres, tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP atau 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersangka diancam hukuman 15 tahun penjara," katanya.

Sebelumnya, korban yang berprofesi sebagai buruh pabrik berpacaran dengan pelaku yang bekerja menjadi kuli bangunan. Beberapa foto antara dua kekasih ini sempat dipublikasikan di media sosialnya. Korban yang ditinggalkan ayahnya meninggal dunia, dan ditinggal kerja ibunya ke luar negeri itu menjadi korban pembunuhan oleh orang terdekatnya. (act)

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Kuliner khas Sumba umumnya berbasis bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di wilayah tersebut. Jagung dan singkong menjadi sumber utama karbohidrat
Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Pekerja saat Kunjungi Griya Pekerja Batam

Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Pekerja saat Kunjungi Griya Pekerja Batam

Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Satgas PRR Gunakan Prinsip 'No One Left Behind' Dalam Realisasi Penerima Huntara di Aceh

Satgas PRR Gunakan Prinsip 'No One Left Behind' Dalam Realisasi Penerima Huntara di Aceh

Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas Percepatan Pemulihan Pasca-Bencana (PRR) terus berupaya merealisasikan kebutuhan Hunian Sementara (Huntara) bagi penyintas bencana di Aceh.
Munas HIPMI 2026 Rancang Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Munas HIPMI 2026 Rancang Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bakal menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) 2026 dengan tema 'Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional'.
John Herdman Kian Melokal di Indonesia, Bukannya Pulang Kampung Justru Main Bola Bareng Warga

John Herdman Kian Melokal di Indonesia, Bukannya Pulang Kampung Justru Main Bola Bareng Warga

John Herdman viral karena bermain bola bersama warga di Lombok. Pelatih Timnas Indonesia ini dinilai semakin melokal dan dekat dengan masyarakat.
Resmi Dilantik, Ketua IPF Targetkan Prestasi Internasional Cabor Pickleball

Resmi Dilantik, Ketua IPF Targetkan Prestasi Internasional Cabor Pickleball

Indonesia Pickleball Federation (IPF) beberapa waktu lalu menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2026 dalam menentukan pemimpinnya.
Akses Pemerataan Diperluas, Distribusi Qurban Tak Lagi Terpusat, Kini Mulai Menjangkau Wilayah Pelosok

Akses Pemerataan Diperluas, Distribusi Qurban Tak Lagi Terpusat, Kini Mulai Menjangkau Wilayah Pelosok

Selama ini, penyaluran daging qurban cenderung terpusat di wilayah perkotaan, sementara masyarakat di daerah pelosok masih menghadapi keterbatasan akses.
ADVERTISEMENT