News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nugraha Besoes Menjabat Paling Lama Sebagai Sekjen, Bagaimana Prestasi PSSI?

Nugraha Besoes, mantan Sekjen PSSI yang paling lama menjabat, meninggal dunia. Apa saja sumbangsihnya bagi sepakbola nasional, khususnya untuk Timnas Indonesia?
Senin, 6 Februari 2023 - 11:54 WIB
Nugraha Besoes bertugas paling lama sebagai Sekjen PSSI.
Sumber :
  • viva

tvOnenews.com – Nugraha Besoes, mantan Sekjen PSSI yang paling lama menjabat, meninggal dunia. Apa saja sumbangsihnya bagi sepakbola nasional, khususnya untuk Timnas Indonesia?

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Nugraha Besoes, meninggal dunia pada Senin (06/02/2023) dini hari WIB. Almarhum wafat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kang Nug (panggilan akrabnya) tutup usia setelah berjuang melawan penyakit stroke. Pria kelahiran 04 Juli 1941 menghembuskan napas terakhir dalam usia 81 tahun.

 

Kiprah Nugraha Besoes di PSSI

Terkenal sebagai ‘Sekjen Abadi PSSI’, Nugraha Besoes bertugas mendampingi tiga Ketua Umum berbeda. Kang Nug mulai menjabat Sekjen PSSI pada era kepemimpinan Ketua Umum Kardono (1983-1991).

Ketika terjadi pergantian Ketua Umum, Nugraha Besoes tetap menjadi Sekjen saat Azwar Anas memimpin PSSI pada kurun 1991 sampai 1999.

Setelah Azwar Anas mundur, Nugraha Besoes juga melepas jabatannya. Ia tidak menjabat kala Agum Gumelar naik ke posisi Ketua Umum PSSi pada periode 1999-2003.

Namun Kang Nug kembali lagi ke Senayan saat Nurdin Halid berkuasa dalam dua periode di kursi Ketua Umum PSSI. Nugraha Besoes kembali menjadi Sekjen pada rentang 2003 sampai 2011.

 

Prestasi Timnas di Era Kang Nug

Dengan menjabat demikian lama, Nugraha Besoes menjadi sosok paling populer di kalangan pengurus PSSI. Kang Nug bahkan seolah menjadi citra federasi sepakbola Indonesia yang kerap tampil dalam menjelaskan situasi organisasi.

Perannya sebagai juru bicara PSSI pun menempatkan Nugraha Besoes pada posisi penting, termasuk dalam membuat keputusan strategis, seperti penunjukan pelatih tim nasional Indonesia dan program-program Timnas di pentas internasional.

Pada masa pertama Kang Nug menjabat Sekjen PSSI, kepemimpinan Ketua Umum Kardono berhasil menghadirkan dua medali emas SEA Games. Timnas menjadi juara turnamen multievent Asia Tenggara di negeri sendiri pada 1987 dan kemudian 1991 di Filipina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sewaktu Azwar Anas memimpin, Nugraha Besoes ikut bertanggung jawab dalam membentuk Liga Indonesia pada 1994. Kompetisi baru melebur kejuaraan amatir dengan nama Perserikatan dan event semiprofesional, Galatama (Liga Sepakbola Utama).

Pekerjaan sebagai Sekjen terasa makin berat pada era Nurdin Halid. Kang Nug harus tampil lebih sering saat Ketua Umum menjalani kasus hukum dan menetap di penjara hingga kemudian Nugraha Besoes pun mengakhiri jabatannya pada 2011. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT