Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini
- instagram.com/dewaunitedfc/
Jakarta, tvOnenews.com - Raja assist yang pernah bermain di kasta teratas Eropa, Taisei Marukawa ternyata tidak serta merta bisa langsung menjalani proses naturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni.
Taisei Marukawa, winger produktif Dewa United asal Jepang, digadang-gadang menjadi kandidat kuat naturalisasi non-keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia asuhan John Herdman.
Namun, Taisei Marukawa belum bisa menjalani proses naturalisasi dan membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni meski sudah eligible pada tahun ini. Pasalnya, ia belum tepat 5 tahun berada di Indonesia.
Berdasarkan Statuta FIFA Pasal 7 yang beriringan dengan UU Kewarganegaraan Nomor 12 Tahun 2006, seorang pemain asing hanya bisa berpindah federasi jika telah berdomisili selama lima tahun berturut-turut di negara yang bersangkutan setelah melewati usia 18 tahun. Syarat inilah yang menjadi tembok regulasi yang tidak bisa diterobos begitu saja.
- ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Marukawa sendiri tercatat pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia pada Mei 2021, saat bergabung dengan Persebaya Surabaya. Debutnya dalam kompetisi resmi terjadi pada 11 September 2021.
Artinya, tanggal 11 September 2026 adalah hari yang paling ditunggu-tunggu. Baru setelah melewati momen itu, pemain kelahiran Hiroshima berusia 29 tahun ini resmi memenuhi syarat untuk mengajukan status Warga Negara Indonesia (WNI) melalui jalur residensi.
Konsekuensinya cukup jelas yakni seluruh jendela FIFA Matchday yang terjadwal sebelum September 2026 praktis tertutup bagi Marukawa. Publik yang berharap melihatnya berseragam Merah Putih lebih cepat harus bersabar.
Peluang debut paling realistis baru terbuka pada FIFA Matchday Oktober atau November 2026. Itupun, dengan catatan proses administrasi naturalisasi di PSSI dan DPR berjalan mulus.
- Instagram Taisei Marukawa
Secara kualitas, nama Marukawa memang sulit diabaikan begitu saja oleh John Herdman. Apalagi, salah satu tantangan yang dihadapi oleh juru taktik asal Inggris itu yakni ketajaman di lini serang.
Statistiknya selama berkarier di Indonesia berbicara sendiri. Dari 152 penampilan bersama Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, dan Dewa United, ia telah mengemas 34 gol ditambah 39 assist.
Tak hanya tajam di domestik, rekam jejak internasional Marukawa juga mentereng. Sebelum menjejak ke Asia Tenggara, ia pernah merasakan kerasnya persaingan Eropa bersama Valletta di kasta tertinggi Liga Malta dan Noah Jurmala di Latvia, termasuk atmosfer panas Kualifikasi Liga Europa. (fan)
Load more