FIFA Beri Jalan, PSSI Bisa Naturalisasi Kapten Liga Jepang Berposisi Striker untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday
- Tangkapan Layar YouTube - J.LEAGUE International
Jakarta, tvOnenews.com - PSSI bisa mencoba untuk menambah kekuatan Timnas Indonesia dengan menaturalisasi kapten Liga Jepang, Riki Matsuda. Ia bisa menjadi opsi bagi pelatih John Herdman untuk menambah kekuatan di lini depan.
Riki Matsuda bisa menjadi salah satu kandidat pemain naturalisasi Timnas Indonesia di tengah persiapan menghadapi agenda internasional mendatang. Penyerang berdarah Jawa-Jepang yang kini menjabat kapten di Kataller Toyama, klub Liga 2 Jepang, itu disebut telah memenuhi seluruh persyaratan FIFA untuk mengenakan seragam Merah Putih.
Timnas Indonesia sendiri baru saja merampungkan perjalanan di FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27–30 Maret 2026. Skuad Garuda berhasil menjadi runner-up setelah mengalahkan Saint Kitts and Nevis 4-0 di laga pembuka, namun harus takluk 0-1 dari Bulgaria di partai final.
Gol tunggal yang menentukan kemenangan Bulgaria dicetak oleh Marin Petkov melalui titik penalti, menjadikan The Lions keluar sebagai juara FIFA Series 2026 edisi Jakarta. Usai turnamen berakhir, posisi Timnas Indonesia dalam ranking FIFA resmi berada di peringkat ke-122 dunia dengan koleksi 1.144,88 poin.
- Instagram/riki_matsuda_official
Turnamen tersebut sekaligus menjadi debut resmi John Herdman dalam memimpin Skuad Garuda sejak resmi diperkenalkan pada Januari 2026. Pelatih berkebangsaan Inggris itu kini tengah menyusun strategi penguatan skuad, termasuk mengidentifikasi potensi pemain keturunan yang layak dinaturalisasi.
Salah satu nama yang bisa masuk dalam radar adalah Riki Matsuda, striker kelahiran Tokyo yang memiliki garis keturunan Indonesia dari ayahnya yang asli Jawa, sementara sang ibu merupakan warga negara Jepang. Bersama saudara kembarnya, Riku Matsuda, keduanya diakui memiliki darah Jawa yang kuat dari sang ayah, sehingga secara regulasi FIFA keduanya memenuhi syarat untuk proses naturalisasi.
Peluang naturalisasi Riki terbilang sangat terbuka lantaran statusnya yang memenuhi regulasi FIFA, menjadikannya opsi strategis yang dibutuhkan Timnas Indonesia, khususnya di lini depan yang masih bergantung pada Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen. Selain kemampuan teknis yang teruji, rekam jejak kepemimpinannya sebagai kapten di klubnya menjadi nilai tambah tersendiri bagi Timnas Indonesia.
Berdasarkan data Transfermarkt, Riki Matsuda telah menorehkan 67 gol dan 40 assist dari 399 penampilan sepanjang kariernya di berbagai klub Jepang, termasuk Nagoya Grampus dan Cerezo Osaka. Di usianya yang kini menginjak 34 tahun, pengalamannya yang matang di kompetisi Level I dan II Jepang menjadikannya sosok penyerang yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube resmi J.League, Matsuda secara tegas tidak menutup kemungkinan untuk mengenakan jersey merah putih suatu hari nanti. Pernyataannya ini tentu menjadi sinyal positif yang bisa mendorong PSSI untuk segera mengambil langkah konkret.
"Kalau level negara saya belum pernah di Indonesia. Kalau soal keinginan (bela Timnas Indonesia), pasti ada. Pertama, kita berarti harus ke sana terlebih dahulu, ya," ujar Riki.
Kini bola ada di tangan PSSI untuk menindaklanjuti minat tersebut, mengingat FIFA sudah memberikan lampu hijau atas kelayakan naturalisasi Riki Matsuda. Jika proses berjalan mulus, kehadiran striker berpengalaman ini diyakini akan memperkokoh lini depan Timnas Indonesia yang selama ini belum menemukan ketajaman yang konsisten di luar Ole Romeny. (fan)
Load more