News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Pascal Struijk Kini Jadi Rebutan 3 Klub Elite Premier League

Nama Pascal Struijk mencuri perhatian jelang dibukanya bursa transfer. Bek Leeds United itu jadi rebutan 3 klub Inggris usai tolak mentah bela Timnas Indonesia.
Jumat, 17 April 2026 - 07:23 WIB
Calon pemain Timnas Indonesia Pascal Struijk
Sumber :
  • Instagram @leedsunited

tvOnenews.com - Nama Pascal Struijk kembali mencuri perhatian jelang dibukanya bursa transfer musim panas.

Bek keturunan berusia 26 tahun itu kini masuk radar sejumlah klub papan atas Premier League, setelah sebelumnya sempat menolak peluang membela Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan media Inggris Football Insider, Leeds United tengah melakukan berbagai cara untuk mempertahankan Struijk dari godaan klub lain.

Pascal Struijk, pemain yang dikabarkan masuk daftar naturalisasi Timnas Indonesia
Pascal Struijk, pemain yang dikabarkan masuk daftar naturalisasi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @pascalstruijk

"Leeds 'melakukan segala daya' untuk menangkis minat terhadap Pascal Struijk, tiga pihak bersaing untuk mencapai kesepakatan," tulis media Inggris, Football Insider, dalam tajuk laporannya.

Mereka menyadari betul bahwa sang pemain merupakan salah satu pilar penting di lini pertahanan.

Ketertarikan serius datang dari tiga klub elite Premier League, yakni Tottenham Hotspur, Aston Villa, dan Newcastle United.

Ketiganya disebut siap bersaing untuk mengamankan jasa Struijk pada musim depan.

"Tottenham Hotspur, Aston Villa, dan Newcastle United adalah bagian dari sejumlah klub liga Premier yang tertarik untuk mencoba membujuk bek tersebut meninggalkan Elland Road menjelang musim depan," ungkap media Inggris itu.

Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk
Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk
Sumber :
  • Instagram @pascalstruijk

Situasi ini membuat Leeds United berada di persimpangan. Di satu sisi, mereka optimistis bisa mempertahankan pemain andalannya tersebut.

Namun di sisi lain, masa depan Struijk sangat bergantung pada posisi akhir klub di klasemen.

Jika tim asuhan Daniel Farke mampu bertahan di Premier League, peluang Struijk untuk tetap di Elland Road masih terbuka lebar.

Sebaliknya, jika Leeds terdegradasi ke Championship, klub disebut akan lebih sulit menolak tawaran besar dari para peminat.

Performa konsisten Struijk di level tertinggi memang membuat namanya semakin diperhitungkan.

Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk
Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk
Sumber :
  • Instagram @pascalstruijk

Ia dinilai memiliki kualitas yang cocok untuk memperkuat tim-tim papan atas yang tengah mencari tambahan kekuatan di lini belakang.

Menariknya, di tengah kabar transfer ini, publik Indonesia kembali mengingat sikap tegas Struijk terkait peluang membela skuad Garuda.

Pemain kelahiran Belgia tersebut sebelumnya sempat dikaitkan dengan proses naturalisasi.

Namun dalam wawancara bersama ESPN Belanda, ia secara blak-blakan menyatakan bahwa membela Timnas Indonesia bukanlah fokusnya saat ini.

Struijk memilih untuk memprioritaskan karier klubnya bersama Leeds United, dengan target tampil maksimal hingga akhir musim serta membuka peluang menembus Timnas Belanda.

"Itu bukan sesuatu yang saya fokuskan. Saya ingin mengakhiri musim ini dengan kuat bersama Leeds United. Kami ingin bertahan di Premier League dan finis setinggi mungkin," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski menutup peluang tersebut, Struijk tetap memberikan apresiasi terhadap dukungan luar biasa dari suporter Indonesia.

Ia mengaku akun media sosialnya dipenuhi komentar dari fans Garuda, yang menurutnya mencerminkan besarnya antusiasme sepak bola di Tanah Air. (asl)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT