News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Radja Nainggolan Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Menyesal Tidak Bela Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Dibuat Sakit Hati

Radja Nainggolan blak-blakan ungkap tiga alasan besar penyesalannya tidak membela Timnas Indonesia dan pilih Belgia sepanjang kariernya.
Jumat, 3 April 2026 - 21:56 WIB
Radja Nainggolan bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.comRadja Nainggolan akhirnya angkat bicara soal keputusan terbesar yang ia sesali sepanjang karier sepak bolanya. Pemain keturunan Indonesia ini terang-terangan mengungkap alasan mendalam mengapa dirinya menyesal tidak membela Timnas Indonesia sejak awal kariernya.

Gelandang berusia 37 tahun itu hanya mampu mengoleksi 30 penampilan bersama tim nasional Belgia selama bertahun-tahun berkarier di Eropa. Angka yang sangat sedikit jika dibandingkan dengan pengorbanan luar biasa yang telah ia keluarkan demi bisa mengenakan seragam Les Diables Rouges.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Radja Nainggolan mengungkapkan betapa beratnya perjuangan yang ia jalani hanya untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih Timnas Belgia. Namun pada akhirnya, semua pengorbanan itu terasa sia-sia setelah berakhir dengan cara yang menyakitkan.

"Saya sangat kesulitan menghadapinya," kata Radja Nainggolan dikutip dari media Belanda, Voetbal Primeur, Kamis (2/4/2026).

Pemain Keturunan Indonesia, Radja Nainggolan Saat Memperkuat Klub Liga Belgia
Pemain Keturunan Indonesia, Radja Nainggolan Saat Memperkuat Klub Liga Belgia
Sumber :
  • instagram.com/ksclokerentemse_official/

"Saya mengorbankan hidup saya untuk bisa bermain bagi Setan Merah," lanjutnya.

Alasan pertama penyesalan Nainggolan adalah minimnya penghargaan yang ia terima dari federasi sepak bola Belgia meski sudah berkorban habis-habisan. Hal ini berbanding terbalik dengan sambutan luar biasa yang ia rasakan ketika menginjakkan kaki di Indonesia selama enam bulan.

"Saya bermain sepak bola di Indonesia selama enam bulan. Rasa hormat dan apresiasi yang saya terima dari orang-orang di sana sangat berbeda dengan dunia sepak bola Belgia," kata Nainggolan kepada De Tafel van Gert.

Alasan kedua yang membuat Nainggolan semakin menyesal adalah perlakuan tidak adil yang ia terima menjelang Piala Dunia 2018. Dirinya dicoret dari skuad dengan alasan yang ia anggap sama sekali tidak masuk akal dan melukai harga dirinya sebagai pesepak bola profesional.

"Pada tahun 2018, saya tidak diizinkan pergi ke Piala Dunia karena saya akan menimbulkan keributan di bangku cadangan. Itu omong kosong belaka. Jadi saya bilang, oke, kalau begitu sudah," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Radja Nainggolan menyesal tak bela Timnas Indonesia
Radja Nainggolan menyesal tak bela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @bhayangkarafc

Kejadian pahit itu menjadi titik balik yang mengubah pandangan Nainggolan terhadap pilihan kariernya di level internasional. Sejak saat itu, ia tidak pernah lagi mengenakan jersey timnas Belgia dan hubungannya dengan federasi pun kian merenggang.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT