Blak-blakan soal Jadi Gelandang di Timnas Indonesia, Jordi Amat Harus Bersaing dengan 4 Pemain Ini
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Persija Jakarta, Jordi Amat harus bersaing dengan sejumlah nama dalam memperebutkan posisi utama di Timnas Indonesia. Hal itu muncul usai dirinya berpeluang masuk dalam jajaran gelandang dalam Garuda Calling jelang FIFA Series 2026.
Persaingan di lini tengah Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 2026 dipastikan semakin ketat, terutama untuk posisi gelandang bertahan. Nama Jordi Amat menjadi salah satu yang ikut meramaikan perebutan tempat di sektor krusial tersebut.
Pemain berusia 33 tahun itu harus bersaing dengan sejumlah nama lain seperti Marc Klok, Nathan Tjoe-A-On, hingga Joey Pelupessy. Kehadiran para pemain ini membuat persaingan di lini tengah diprediksi berlangsung sengit.
Jordi Amat sejatinya dikenal sebagai bek tengah yang memiliki pengalaman panjang di level klub maupun internasional. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, ia mulai beradaptasi dengan peran baru sebagai gelandang bertahan di Persija Jakarta.
Terbaru kala Persija meraih hasil imbang 1-1 kontra Dewa United pada 15 Maret lalu. Bermain sejak awal pertandingan, ia kembali diturunkan di posisi gelandang bertahan.
Perubahan posisi tersebut tampaknya mendapat perhatian khusus dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Juru taktik asal Inggris itu bahkan tetap memanggil Jordi sebagai gelandang untuk kebutuhan tim nasional.
Situasi ini membuat fleksibilitas Jordi menjadi nilai tambah tersendiri di skuad Garuda. Kemampuannya bermain di dua posisi berbeda bisa menjadi keuntungan bagi pelatih dalam meracik strategi.
Bagi Jordi sendiri, perbedaan posisi bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan. Ia menegaskan siap ditempatkan di mana saja demi memberikan kontribusi maksimal untuk tim.
"Tidak masalah, saya sudah bicara dengan pelatih juga dan ya, dia suka cara saya bermain di tengah. Jadi kita lihat saja nanti apa yang dia inginkan," kata Jordi saat ditemui di JIS, Minggu (15/3).
"Saya selalu siap membantu sebagai bek tengah maupun gelandang. Itu bukan masalah bagi saya. Jadi ya, saya menantikan dua minggu ke depan," tambahnya.
Meski demikian, tantangan yang dihadapi Jordi tidaklah ringan. Ia harus bersaing tidak hanya dengan pemain senior, tetapi juga dengan talenta muda yang tengah berkembang pesat.
Di posisi gelandang bertahan, nama Ivar Jenner juga menjadi pesaing tambahan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kombinasi pemain muda dan senior membuat persaingan semakin terbuka.
Tidak hanya di lini tengah, persaingan juga terjadi di posisi bek tengah. Jordi harus bersaing dengan Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, hingga Elkan Baggott untuk mendapatkan menit bermain.
Kondisi ini menuntut Jordi untuk terus menunjukkan kualitas terbaiknya di setiap kesempatan. Pengalaman saja tidak cukup tanpa diimbangi performa yang konsisten di lapangan.
Jam terbang tinggi yang dimiliki Jordi memang menjadi salah satu keunggulan yang tidak dimiliki semua pemain. Namun, kebutuhan tim tetap akan ditentukan oleh performa terkini.
Pelatih John Herdman tentu akan mempertimbangkan banyak aspek sebelum menentukan susunan pemain utama. Baik faktor taktik, kondisi fisik, maupun chemistry tim akan menjadi penilaian penting.
Dengan ketatnya persaingan yang ada, Jordi Amat dituntut mampu beradaptasi dan menjaga performa. Jika tidak mampu mengimbangi kualitas para pemain muda, bukan tidak mungkin posisinya akan tergeser.
(igp/rda)
Load more