News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fans Garuda Berbondong-bondong Serbu Instagram Timnas Indonesia, Sebut Kalau Jersey Terbaru Skuad Garuda Itu Lebih Mirip Ini

Netizen ramai-ramai komentari jersey baru Timnas Indonesia 2026, Disebut mirip seragam Badminton hingga dikaitkan dengan kegagalan melaju ke Piala Dunia 2026.
Jumat, 13 Maret 2026 - 17:05 WIB
Jersey Terbaru Timnas Indonesia yang dirilis oleh Kelme
Sumber :
  • instagram timnas indonesia

tvOnenews.com - Peluncuran jersey terbaru Timnas Indonesia langsung memicu perbincangan luas di media sosial.

Tak lama setelah desain resmi diperkenalkan, kolom komentar akun Instagram Timnas Indonesia dan Kita Garuda dipenuhi berbagai reaksi dari penggemar sepak bola Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian besar fans memberikan tanggapan jujur mengenai tampilan jersey anyar yang akan dikenakan skuad Garuda.

Banyak netizen menilai desain terbaru tersebut terlihat sederhana dan bahkan dianggap lebih cocok dikenakan oleh atlet bulutangkis. 

Tak sedikit pula yang mengaitkan motif garis pada jersey dengan perjalanan pahit Timnas Indonesia yang gagal melaju ke Piala Dunia 2026

Perbandingan dengan jersey sebelumnya yang dirilis apparel lokal Erspo juga ikut muncul dalam diskusi para fans.

Netizen Soroti Desain, Disebut Mirip Seragam Atlet Bulutangkis

Setelah desain jersey baru diperkenalkan, fans Timnas Indonesia berbondong-bondong memenuhi kolom komentar Instagram. 

Berbagai pendapat bermunculan, mulai dari yang mendukung hingga kritik terhadap konsep desain yang dianggap terlalu sederhana.

Beberapa komentar bahkan menyindir motif garis pada jersey kandang yang dinilai kurang mencerminkan semangat sepak bola. 

Sebagian netizen juga menganggap tampilannya lebih cocok digunakan oleh atlet bulutangkis dibanding pemain sepak bola.

Salah satu komentar menyebutkan, *"Gpp kalo jersey nya biasa aja tapi main nya jadi luar biasa, jadi semangat lagi nonton Timnas ?."*

Fans Garuda Berbondong-bondong Serbu Instagram Timnas Indonesia, Sebut Kalau Jersey Terbaru Skuad Garuda Itu Lebih Mirip Ini
Fans Garuda Berbondong-bondong Serbu Instagram Timnas Indonesia, Sebut Kalau Jersey Terbaru Skuad Garuda Itu Lebih Mirip Ini
Sumber :
  • instagram timnas indonesia

Ada juga netizen yang mencoba mengaitkan desain tersebut dengan kegagalan Timnas Indonesia dalam upaya menuju Piala Dunia 2026. Komentar bernada satir pun bermunculan.

"Makna dari garis-garis putih dijersey home adalah goresan luka gagal piala dunia...." tulis seorang netizen.

Komentar lainnya juga menyinggung hal serupa, *"Garis² putus melambangkan perjalanan gagal ke pildun?"*

Tak hanya itu, sebagian fans juga membandingkan desain terbaru ini dengan jersey sebelumnya yang sempat dirilis oleh Erspo pada 2025. Menurut mereka, konsep visual dan proses promosi jersey lama dinilai lebih maksimal.

Salah satu fans menuliskan, "Apparel lokal di hina. Apparel luar jauh lebih di hina. Tapi erspo yg 2025 itu paling niat, photoshoot nya aja disamperin semua pemain satu satu ke kandang nya," ujar fans Garuda lainnya.

Filosofi Jersey: Terinspirasi Era 1990-an dan Budaya Indonesia

Terlepas dari beragam komentar netizen, apparel terbaru Timnas Indonesia menjelaskan bahwa desain jersey ini memiliki filosofi yang cukup kuat.

Inspirasi utamanya berasal dari sejarah sepak bola Indonesia, khususnya jersey yang digunakan pada akhir era 1990-an.

Jersey kandang tetap mempertahankan warna merah sebagai identitas utama Timnas Indonesia, dengan tambahan aksen garis putih di bagian depan. 

Sementara itu, jersey tandang didominasi warna putih dengan sentuhan motif batik khas Indonesia.

Dalam peluncuran yang digelar di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (12/3/2026), pihak apparel menjelaskan bahwa desain tersebut memadukan nuansa klasik dengan teknologi modern.

Dalam pernyataannya disebutkan bahwa meskipun tampilannya mengacu pada sejarah, konstruksi jersey dibuat untuk kebutuhan permainan masa kini.

"Walaupun tampilannya merefleksikan sejarah, konstruksinya dirancang untuk masa depan. Jersey ini menggunakan kain jacquard dinamis yang ringan, breathable, dan cepat kering sehingga memberikan kebebasan bergerak serta kenyamanan maksimal selama pertandingan," tulis pernyataan tersebut.

Selain itu, teknologi pewarnaan yang digunakan juga diklaim mampu menjaga warna merah tetap kuat meskipun digunakan dalam berbagai pertandingan dan dicuci berulang kali.

Motif Batik Jadi Sorotan dalam Jersey Tandang

Sementara itu, jersey tandang hadir dengan konsep berbeda yang menonjolkan unsur budaya Indonesia. 

Desainnya terinspirasi dari berbagai elemen batik seperti garis, pola titik, hingga simbol tradisional yang kemudian diinterpretasikan dalam bentuk modern.

Motif tersebut diterjemahkan melalui bentuk geometris, tekstur piksel, serta gradasi warna yang mencerminkan dinamika permainan sepak bola dan futsal.

Dengan pendekatan ini, jersey tandang diharapkan tidak hanya menjadi perlengkapan pertandingan, tetapi juga simbol kebanggaan budaya.

Dari sisi performa, jersey ini juga menggunakan kain jacquard ringan yang diklaim mampu memberikan sirkulasi udara optimal serta menyerap keringat dengan cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penjelasannya disebutkan bahwa jersey tandang menjadi lebih dari sekadar pakaian olahraga.

"Jersey away menjadi lebih dari sekadar perlengkapan pertandingan, melainkan kanvas bergerak yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia dan menjadikan setiap pertandingan sebagai perayaan warisan, kebanggaan, dan performa." (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT