GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Media Ajax, Maarten Paes Ungkap Alasan Membela Timnas Indonesia

Maarten Paes mengungkap alasan emosional memilih membela Timnas Indonesia di hadapan media Ajax. Kiper berusia 27 tahun itu bilang begini.
Minggu, 8 Maret 2026 - 10:55 WIB
Maarten Paes Targetkan Diri Jadi Kiper Utama Ajax Musim Depan
Sumber :
  • Ajax

tvOnenews.com - Kiper AFC Ajax sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, akhirnya membuka cerita di balik keputusannya membela skuad Garuda.

Dalam wawancara yang dipublikasikan melalui kanal resmi klub, Paes mengungkap bahwa pilihannya memperkuat Indonesia bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga berkaitan dengan kisah keluarga yang sangat personal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjaga gawang berusia 27 tahun tersebut menyebut sosok neneknya sebagai alasan utama mengapa ia memilih menerima panggilan dari Indonesia national football team.

Sang nenek memiliki hubungan kuat dengan Indonesia karena lahir dan besar di Tanah Air sebelum akhirnya pindah ke Eropa setelah masa perang.

Paes menceritakan bahwa neneknya mengalami masa sulit ketika tinggal di Indonesia pada masa World War II.

Pengalaman tersebut meninggalkan cerita mendalam yang kemudian diwariskan kepada keluarga, termasuk kepada dirinya sejak kecil.

“Nenek saya lahir di sana,” ungkap Paes dikutip dari akun Instagram @afcajax.

“Dia mengalami Perang Dunia Kedua di sana. Dia kehilangan ibunya di usia yang sangat muda. Saat itu, laki-laki dan perempuan dipisahkan, jadi dia tinggal di sana tanpa orang tuanya untuk waktu yang cukup lama.”

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes kabarnya makin dekat ke Ajax Amsterdam
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes kabarnya makin dekat ke Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes

Menurut Paes, sang nenek kemudian bermigrasi ke Belanda setelah perang berakhir dan mulai menjalani kehidupan baru di Eropa.

“Setelah perang, saya rasa setelah lima tahun, mereka datang ke Belanda dengan kapal,” lanjutnya. 

“Dia sebenarnya memperkenalkan budaya itu kepada saya sejak usia muda. Ketika dia hampir meninggal di tahun-tahun terakhirnya, saya pikir itu adalah saat yang tepat ketika mereka menghubungi saya lagi.”

“Saat itulah saya akhirnya memutuskan untuk melakukannya,” jelas Maarten Paes.

Sebelum menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia, Paes sempat menghabiskan waktu bersama sang nenek untuk memahami identitas barunya sebagai warga negara Indonesia.

Momen tersebut menjadi pengalaman yang sangat emosional bagi Paes karena mereka mempelajari berbagai hal tentang Indonesia bersama-sama.

“Ini suatu kehormatan besar baginya. Kami belajar lagu kebangsaan bersama, kami belajar Pancasila bersama, yaitu lima aturan utama Indonesia,” kata Paes.

Namun kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama.

Sang nenek meninggal dunia sebelum sempat menyaksikan Paes menjalani pertandingan debutnya bersama tim nasional.

“Dia meninggal tepat sebelum bisa melihat debut saya, yang sangat disayangkan. Setiap kali lagu kebangsaan diputar, saya selalu teringat padanya,” pungkas Paes.

Selain alasan keluarga, Paes juga menyoroti antusiasme sepak bola di Indonesia yang menurutnya sering diremehkan oleh banyak pihak.

Ia bahkan menyamakan atmosfer pertandingan di Gelora Bung Karno Main Stadium dengan fanatisme suporter di Argentina.

“Jakarta selalu menyenangkan. Budaya sepak bola mereka sangat diremehkan,” ujarnya.

Menurut Paes, dukungan puluhan ribu suporter yang memenuhi stadion membuat pengalaman bermain bersama Timnas Indonesia terasa sangat spesial, bahkan bagi pemain yang terbiasa tampil di kompetisi Eropa.

Saat ini Paes masih menjalani karier profesional di Belanda bersama Ajax setelah sebelumnya bermain di FC Dallas pada kompetisi Major League Soccer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan Paes memperkuat Timnas Indonesia menambah daftar pemain diaspora yang bergabung dengan skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Megawati Hangestri, Bintang Voli Kuba Siap Geser Rekor Legenda Red Sparks di V-League

Bukan Megawati Hangestri, Bintang Voli Kuba Siap Geser Rekor Legenda Red Sparks di V-League

Mantan rival Megawati Hangestri, Gyselle Silva kembali menunjukkan dominasinya di V-League 2025/2026 dengan mencetak 1.000 poin untuk musim ketiga beruntun.
Hubungan Dekat dengan Megawati Hangestri, Cedera Thanacha Sooksod Jadi Sorotan Utama Pelatih Hi-Pass

Hubungan Dekat dengan Megawati Hangestri, Cedera Thanacha Sooksod Jadi Sorotan Utama Pelatih Hi-Pass

Sahabat Megawati Hangestri, Thanacha Sooksod, mengalami cedera parah di pergelangan kaki saat pertandingan V-League melawan Suwon Hyundai Hillstate. Kondisinya
Hajar Metz 3-0, Lens Tempel Ketat PSG di Puncak Klasemen Ligue 1

Hajar Metz 3-0, Lens Tempel Ketat PSG di Puncak Klasemen Ligue 1

RC Lens berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas FC Metz pada lanjutan Ligue 1 di Stade Bollaert-Delelis, Minggu (8/3/2026).
Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina bahkan optimistis Ezra Walian cs dapat membobol gawang Teja Paku Alam sekaligus mempermalukan Persib Bandung di kandang mereka sendiri.
Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Pembalap Ferrari Lewis Hamilton mengaku menikmati pengalaman mengendarai mobil baru Formula 1 musim 2026 pada balapan pembuka Australian Grand Prix
Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna FC 1909 harus menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Hellas Verona pada lanjutan Serie A di Stadio Renato Dall'Ara.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting

Bologna FC 1909 harus menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Hellas Verona pada lanjutan Serie A di Stadio Renato Dall'Ara.
Kisah Danny Andrian, Mualaf yang Menemukan Ketenteraman di Lapas Cipinang

Kisah Danny Andrian, Mualaf yang Menemukan Ketenteraman di Lapas Cipinang

Suara ayat suci Al-Qur’an mengalun pelan dari Masjid Lapas Cipinang setiap sore selama Ramadan. Di antara para warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang duduk bersila mengikuti
Oxford United Berduka, Junior Ole Romeny Meninggal Kolaps di Tengah Pertandingan

Oxford United Berduka, Junior Ole Romeny Meninggal Kolaps di Tengah Pertandingan

Oxford United mengeluarkan pernyataan resmi pada Minggu (8/3/2026) dengan menyatakan bahwa salah satu pemain akademinya meninggal karena kolaps di tengah pertandingan.
Nirempati, Begini Jawaban Donald Trump saat Ditanya Serangan Sekolah di Iran yang Tewaskan Ratusan Anak

Nirempati, Begini Jawaban Donald Trump saat Ditanya Serangan Sekolah di Iran yang Tewaskan Ratusan Anak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan yang menghantam sebuah sekolah dasar perempuan
Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Banyak Dikritik Pembalap, Lewis Hamilton Justru Nyaman dengan Mobil F1 2026

Pembalap Ferrari Lewis Hamilton mengaku menikmati pengalaman mengendarai mobil baru Formula 1 musim 2026 pada balapan pembuka Australian Grand Prix
Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Punya Ezra Walian, Persik Kediri Optimistis Bobol Gawang Teja Paku Alam

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina bahkan optimistis Ezra Walian cs dapat membobol gawang Teja Paku Alam sekaligus mempermalukan Persib Bandung di kandang mereka sendiri.
Resmi Naik ke Kelas Berat, Alex Pereira akan Hadapi Mantan Juara Ciryl Gane di UFC White House: Intip Rekam Jejak Keduanya

Resmi Naik ke Kelas Berat, Alex Pereira akan Hadapi Mantan Juara Ciryl Gane di UFC White House: Intip Rekam Jejak Keduanya

Alex Pereira naik ke divisi kelas berat UFC dan akan menghadapi mantan juara Ciryl Gane dalam laga perebutan sabuk interim di White House pada 14 Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT