Mohon Maaf John Herdman, Meski Iran Mundur Kata Media Vietnam Timnas Indonesia Mustahil Lolos ke Piala Dunia 2026
- ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/YU
tvOnenews.com - Media Vietnam menyebut Timnas Indonesia tidak akan mendapat keuntungan jika Iran mundur dari Piala Dunia 2026.
Situasi yang kian memanas antara Israel-Amerika Serikat dan Iran ternyata juga berdampak pada dunia sepak bola.
Pasalnya, Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat bersama Kanada dan Meksiko, sementara Iran menjadi salah satu pesertanya.
Kondisi ini membuat publik bertanya-tanya, apakah Timnas Indonesia bisa menggantikan posisi Iran di Piala Dunia 2026?
Media Vietnam ikut membahas soal peluang Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026 jika Iran mengundurkan diri.
"Jika sebuah tim akan menarik diri dari Piala Dunia, apakah Timnas Indonesia atau China yang akan "mendapatkan keuntungan"?" tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.
"Sangat mungkin tim nasional Iran akan menarik diri dari Piala Dunia 2026, dan Asia akan memiliki tim lain untuk menggantikan mereka," lanjutnya.
Hingga saat ini belum ada keputusan final dari Iran ataupun FIFA terkait keikutsertaannya dalam Piala Dunia 2026.
Namun pihak Iran menyebut ada kemungkinan mereka akan mengundurkan diri.
"Pada pagi hari tanggal 1 Maret, menurut laporan dari surat kabar Spanyol ternama, Marca, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taji, mengkonfirmasi bahwa tim nasional Iran mungkin tidak punya pilihan selain menarik diri dari Piala Dunia 2026 karena alasan yang tidak terkait dengan sepak bola," tulis media Vietnam, Soha.
"Akibat situasi militer, liga sepak bola domestik Iran telah ditangguhkan, dengan tanggal dimulainya kembali akan diumumkan kemudian. Mengingat ketidakstabilan yang sedang berlangsung di negara tersebut, sepak bola dan acara olahraga lainnya mungkin bukan lagi prioritas utama bagi warga Iran," lanjutnya.
Jika akhirnya Iran mundur, maka penggantinya akan secara otomatis satu grup dengan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir di Piala Dunia 2026.
"Di Piala Dunia kali ini, Iran berada di grup yang sama dengan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir, dan peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya awalnya tampak sangat bagus. Namun, kemungkinan Iran menarik diri dari Piala Dunia sangat tinggi, dan jika mereka menarik diri, mereka juga harus mematuhi peraturan FIFA," tulis media Vietnam, Soha.
Lantas apakah mungkin Timnas Indonesia yang menggantikan Iran?
"Menurut situs web Tiongkok 163, biasanya, tempat kosong (jika Iran mengundurkan diri) akan dicadangkan untuk tim yang kalah langsung di babak play-off terkait, atau tim peringkat tertinggi di kawasan Asia yang tidak lolos kualifikasi," tulis media Vietnam, Soha.
"Jika penggantian tidak memungkinkan (karena kendala waktu, masalah visa, atau masalah perjalanan), satu tempat di tabel akan dicadangkan untuk beberapa kandidat alternatif sementara jadwal tetap tidak berubah; atau penataan ulang tabel akan disesuaikan dalam keadaan luar biasa," lanjutnya.
Namun sepertinya bukan Skuad John Herdman lah yang akan mengisi posisi Iran.
"Menurut media Tiongkok, di Asia, UEA adalah tim pengganti yang paling mungkin jika Iran mengundurkan diri. UEA adalah tim dengan peringkat tertinggi di kualifikasi Piala Dunia zona Asia tetapi gagal lolos," tulis media Vietnam, Soha.
"Solusi lain yang mungkin adalah Irak secara otomatis ditempatkan di Grup G, tempat Iran berkompetisi, dan UEA menggantikan Irak dalam babak play-off antarbenua," sambungnya.
Menurut Media Vietnam, sudah dapat dipastikan bahwa bukan China ataupun Timnas Indonesia yang akan lolos ke Piala Dunia 2026 menggantikan posisi Iran.
"Menurut pasal 163, sudah pasti bahwa, berdasarkan peraturan FIFA, tim nasional Tiongkok (yang tersingkir di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026) tidak dapat menggantikan Iran di Piala Dunia 2026 seperti yang diharapkan sebagian penggemar mereka. Lebih jauh lagi, tim dari kawasan seperti Asia Tenggara, Indonesia (yang mencapai babak keempat kualifikasi), juga hampir tidak memiliki peluang untuk menggantikan Iran," tulis media Vietnam, Soha.
(far)
Load more