News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Ramal Nasib Timnas Indonesia di Tangan John Herdman: Bisa Lolos ke Piala Dunia 2030

STY memberikan "restu" dan keyakinan tinggi bahwa di bawah komando pelatih kelas dunia, John Herdman, mimpi Timnas Indonesia menembus panggung Piala Dunia 2030
Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:54 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Kitagaruda.id

tvOnenews.com - Optimisme sepak bola Indonesia sedang berada di titik didih. Mantan pelatih ikonik Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), melontarkan pernyataan berani yang membakar semangat publik.

Secara terbuka, ia memberikan "restu" dan keyakinan tinggi bahwa di bawah komando pelatih kelas dunia, John Herdman, mimpi Timnas Indonesia menembus panggung Piala Dunia 2030 bukan lagi sekadar angan-angan di awang-awang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analisis STY bukan tanpa alasan. Ia melihat adanya harmoni sempurna antara tangan dingin seorang pelatih pemenang dengan fondasi skuad yang kini mulai mengguncang level internasional.

 

John Herdman: Sang spesialis penakluk kemustahilan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Profil John Herdman memang bukan kaleng-kaleng. Dunia masih terkesima bagaimana ia menyulap Kanada, yang selama 36 tahun hanya menjadi penonton, menjadi kekuatan mematikan yang berhasil menembus Piala Dunia 2022.

Kekuatan magis Herdman terletak pada kemampuannya menyatukan ego di ruang ganti, mengubah kumpulan individu menjadi unit tempur yang solid.

STY percaya, bahwa struktur sistematis itulah yang akan menjadi kunci sukses Skuad Garuda di masa depan.

“Fokus pemain dan mungkin membangun struktur yang bagus secara sistematis pasti akan bisa lolos ke Piala Dunia 2030 dan 2034,” tegas Shin Tae-yong pada Jumat (20/2/2026), sebagaimana dikutip dari Antara.

Bagi STY, keberhasilan tidak lahir dari taktik instan semalam, melainkan dari kerapian organisasi dan pembinaan yang kini tengah dirintis dengan serius oleh Herdman.

 

Bangkit dari puing-puing kegagalan era Kluivert

John Herdman jelang debut bersama Timnas Indonesia
John Herdman jelang debut bersama Timnas Indonesia
Sumber :
  • instagram timnas indonesia

Langkah menuju panggung dunia memang tidak pernah mulus. Timnas Indonesia sempat menyimpan harapan besar pada kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namun, masa transisi di bawah kepemimpinan Patrick Kluiver justru berakhir antiklimaks. Rentetan hasil minor saat berhadapan dengan raksasa seperti Arab Saudi dan Irak membuat mimpi itu terkubur lebih awal.

Kini, era baru telah tiba. John Herdman bergerak cepat tanpa membuang waktu. Ia tidak hanya melakukan pendekatan personal kepada para pemain, tapi juga turun gunung memantau langsung dinamika di Liga 1 dan Liga 2 demi memetakan kekuatan "mesin" barunya.

 

Amunisi mewah di tangan John Herdman

Potret Shin Tae-yong dan Thom Haye
Potret Shin Tae-yong dan Thom Haye
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Satu hal yang membuat ramalan STY terasa sangat masuk akal adalah melonjaknya kualitas individu pemain Indonesia.

Nama Jay Idzes kini tegak berdiri sebagai tembok kokoh yang disegani di kompetisi elite Serie A bersama Sassuolo.

Di sisi lain, fenomena kepindahan para bintang naturalisasi, seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, hingga Ivar Jenner ke kompetisi Super League sempat memicu perdebatan panas.

Namun, STY menanggapi fenomena "bedol desa" dari Eropa ini dengan kepala dingin.

“Tidak masalah, yang penting masing-masing pemain berusaha keras di timnya,” ujar STY santai.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kombinasi antara pemain yang ditempa kerasnya sepak bola Eropa dengan para pilar yang terus menaikkan standar liga lokal menciptakan kedalaman skuad yang belum pernah dimiliki Indonesia sebelumnya.

Dengan nakhoda berpengalaman seperti Herdman, target Piala Dunia 2030 mungkin benar-benar bisa menjadi kenyataan. (udn/ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT