News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prediksi Formasi Generasi Emas Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030, Tambahan Pemain Naturalisai Grade A Buat Garuda Mengerikan

Timnas Indonesia diprediksi punya generasi emas jelang Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030. Kombinasi pemain diaspora baru dan lama diyakini membuat skuad Garuda makin menakutkan.
Rabu, 25 Februari 2026 - 19:13 WIB
Timnas Indonesia Vs China
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia berpotensi memiliki generasi emas jelang Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030. Berikut prediksi formasi generasi emas tersebut yang dilatih oleh John Herdman.

Program naturalisasi yang dijalankan PSSI kini tidak lagi berorientasi pada target jangka pendek semata, melainkan disiapkan sebagai fondasi kekuatan menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa tahun terakhir, publik telah merasakan dampak positif dari hadirnya pemain diaspora seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan Thom Haye. Kehadiran mereka membuat skuad Garuda tampil lebih percaya diri dan kompetitif saat menghadapi negara-negara kuat di Asia.

Ke depan, masih banyak pemain keturunan potensial yang bisa diproyeksikan untuk dinaturalisasi. Sejumlah nama dinilai memiliki kualitas tinggi karena berkarier di kompetisi elite Eropa.

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tidak Dikenal di Negara Asal Tapi Punya 4 Juta Followers di Instagram
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tidak Dikenal di Negara Asal Tapi Punya 4 Juta Followers di Instagram
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah lini pertahanan. Indonesia masih membutuhkan bek tangguh dengan pengalaman bermain di liga top Eropa guna menjaga konsistensi performa tim.

Beberapa pemain keturunan yang berkarier di Belanda, Jerman, hingga Inggris disebut memiliki peluang besar. Mereka dianggap sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia dalam menghadapi ketatnya persaingan di Asia.

Selain itu, lini tengah juga menjadi fokus penting. Indonesia membutuhkan gelandang kreatif dengan fisik kuat untuk menghadapi tempo permainan cepat di level internasional.

Para pemain diaspora yang terbiasa dengan intensitas tinggi di Eropa diyakini mampu membawa perubahan signifikan. Mereka diharapkan meningkatkan kualitas penguasaan bola serta distribusi serangan tim.

Berkat Ole Romeny, Oxford United Akhirnya Tembus Babak Keempat Piala FA Setelah Enam Tahun
Berkat Ole Romeny, Oxford United Akhirnya Tembus Babak Keempat Piala FA Setelah Enam Tahun
Sumber :
  • instagram Ole Romeny

Tak kalah penting, sektor penyerang juga terus menjadi perhatian. Timnas Indonesia membutuhkan striker tajam yang konsisten mencetak gol di level kompetisi tertinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa pemain keturunan yang kini bermain di akademi klub elite Eropa bahkan diprediksi menjadi bintang masa depan. Meski masih muda, potensi mereka dinilai sangat besar.

Jika proses naturalisasi berjalan optimal, Timnas Indonesia berpeluang memiliki skuad yang seimbang. Kombinasi pemain lokal dan diaspora diyakini menjadi kekuatan utama untuk mengejar target besar.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT