GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda. Mengenal sosok Kai Boham.
Rabu, 25 Februari 2026 - 07:22 WIB
Pemain Keturunan Indonesia, Kai Boham Gabung Klub Kasta Teratas Liga Gibraltar
Sumber :
  • instagram.com/lynxfcgib

tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda.

Namun, menariknya pemain ini sempat terpuruk di liga amatir Thailand sebelum akhirnya bangkit di kasta tertinggi Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah yang dialami Kai Boham, bek keturunan Indonesia yang sempat mencuri perhatian publik Tanah Air, lalu “menghilang” dari radar setelah merantau ke Asia Tenggara.

Kai Boham berusaha untuk jadi WNI dan masuk timnas U-19.
Kai Boham berusaha untuk jadi WNI dan masuk timnas U-19.
Sumber :
  • antarafoto

Di tengah agresivitas PSSI memburu pemain diaspora dalam beberapa tahun terakhir, nama Kai Boham kembali relevan untuk dibahas.

Sejak era Shin Tae-yong, program naturalisasi memang digarap serius. Estafet itu berlanjut ke Patrick Kluivert, dan kini berada di tangan pelatih anyar, John Herdman.

Herdman bahkan secara terbuka menyatakan bahwa Timnas Indonesia membutuhkan pemain yang berkiprah di liga top dunia atau minimal kompetisi level dua Eropa.

Pernyataan itu seakan menjadi standar baru. Namun, bagaimana dengan pemain yang sempat tersingkir, lalu bangkit kembali?

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Nama Kai Boham sempat mencuri perhatian publik saat membela Timnas Indonesia U-19 pada 2022. Ia tampil di ajang Toulon Tournament atau Toulon Cup yang digelar di Prancis.

Bek kelahiran Belanda itu bahkan mencetak satu gol ketika Indonesia menang 3-1 atas Racing Club Toulon U-20. Penampilannya kala itu dinilai cukup menjanjikan.

PSSI sempat membawanya ke Jakarta untuk mengikuti seleksi lanjutan jelang Piala Dunia U-20.

Namun, namanya akhirnya dicoret karena dianggap belum sesuai dengan kebutuhan taktik pelatih saat itu.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Alih-alih melanjutkan karier di Eropa, Boham justru memilih petualangan yang cukup mengejutkan. Ia bergabung dengan Phuket Andaman FC, klub kasta ketiga Liga Thailand.

Selama satu musim di Thailand, ia hanya tampil dalam lima pertandingan dan mencetak satu gol. Timnya gagal promosi, dan namanya perlahan tenggelam dari radar publik Indonesia.

Namun roda berputar.

Pada bursa transfer musim dingin 2025–2026, ia resmi bergabung dengan Lynx FC yang berlaga di kasta tertinggi Liga Gibraltar.

Meski Gibraltar bukan termasuk lima liga top Eropa, tetap saja ini adalah level kompetisi tertinggi di negaranya.

Berdasarkan data Transfermarkt, ia langsung dipercaya menjadi starter dalam tiga laga awalnya. Kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa ia tidak sekadar pelengkap skuad.

Kai Boham
Kai Boham
Sumber :
  • Instagram - Kai Boham

Dengan filosofi baru yang dibawa John Herdman, peluang selalu terbuka bagi pemain yang menunjukkan progres signifikan.

Jika konsistensinya di Gibraltar terjaga, bukan tidak mungkin namanya kembali masuk radar PSSI.

Apalagi ia sudah pernah merasakan atmosfer pemusatan latihan dan kompetisi internasional bersama Indonesia.

Profil Singkat Kai Boham

Kai Davy Boham lahir di Belanda dan memiliki garis keturunan Indonesia. Darah Indonesianya berasal dari sang ayah yang memiliki garis keturunan dari Surabaya, Jawa Timur, dan neneknya dari Bali.

Ia berposisi sebagai bek tengah dan dikenal memiliki keunggulan dalam duel udara serta build-up dari lini belakang.

Nama lengkap: Kai Davy Boham

Tahun lahir: 18 Juli 2003

Usia: 22 tahun (per 2026)

Posisi: Bek tengah

Klub saat ini: Lynx FC (Liga Gibraltar)

Tinggi badan: sekitar 184 cm

Riwayat timnas: Indonesia U-19

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan Kai Boham menjadi bukti bahwa karier pesepak bola tidak selalu berjalan lurus.

Dari panggung internasional bersama Timnas Indonesia U-19, terdampar di liga amatir, hingga kembali ke kasta tertinggi Eropa, kisahnya penuh tikungan tajam. (asl)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

ICW bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus pemerasan oleh oknum polisi ke KPK pada 23 Desember 2025
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Nama Patrick Kluivert kembali mencuat ke publik. Setelah tak lagi menukangi Timnas Indonesia, mantan striker Belanda itu dirumorkan masuk radar calon pelatih ..
Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Komisi IX DPR RI menyoroti lambannya reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), terkhusus di Jambi.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.
Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT