News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Tolak Mentah-mentah Pulang ke Super League

Di tengah tren pemain diaspora pulang ke Super League, empat pemain naturalisasi Timnas Indonesia justru memilih bertahan di luar negeri. Cek siapa saja.
Jumat, 20 Februari 2026 - 22:25 WIB
Penyerang Timnas Indonesia Miliano Jonathans di Excelsior
Sumber :
  • Excelsior Official

tvOnenews.com - Gelombang kepulangan pemain diaspora ke kompetisi domestik Super League tengah menjadi tren sejak awal musim 2025

Sejumlah nama naturalisasi memilih kembali ke Indonesia dengan berbagai pertimbangan, mulai dari menit bermain hingga kedekatan dengan keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pergerakan itu terlihat dari transfer beberapa pemain seperti Jordi Amat yang meninggalkan Johor Darul Ta'zim untuk bergabung dengan Persija Jakarta, lalu Rafael Struick dari Brisbane Roar ke Dewa United FC, serta Jens Raven yang hijrah dari FC Dordrecht ke Bali United.

Tak berhenti di situ, Thom Haye dan Eliano Reijnders juga memilih merapat ke Persib Bandung setelah sebelumnya bermain di Belanda.

Di pertengahan musim, Shayne Pattynama bergabung dengan Persija, disusul Dion Markx ke Persib.

Teranyar, penyerang FC Volendam di Eredivisie 2025/2026, Mauro Zijlstra, sepakat menandatangani kontrak dua setengah tahun bersama Persija. 

Sementara Ivar Jenner meninggalkan FC Utrecht untuk berlabuh di Dewa United.

Namun di tengah tren tersebut, ada empat pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang justru mengambil sikap berbeda.

Mereka memilih bertahan di luar negeri demi menjaga level kompetitif dan perkembangan karier.

Berikut daftarnya:

1. Ole Romeny

Striker milik Oxford United ini sempat dikaitkan dengan Persib Bandung. Namun, rumor tersebut dibantah oleh jurnalis Inggris yang menyebut sang pemain masih terikat kontrak panjang hingga 2028. Hingga kini, Romeny tetap fokus melanjutkan kariernya di Inggris.

Bermain di sistem sepak bola Inggris yang dikenal dengan intensitas tinggi tentu menjadi nilai tambah bagi perkembangan Romeny.

Bertahan di kompetisi Eropa memberinya kesempatan menghadapi lawan dengan tempo dan fisik yang lebih menantang, modal penting bagi striker modern.

2. Sandy Walsh

Nama Sandy Walsh sempat dikabarkan diminati Dewa United FC. Meski begitu, ia masih tercantum dalam skuad Buriram United untuk lanjutan Liga Thailand 2025/2026.

Keputusan bertahan di Thailand menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas karier di level Asia yang kompetitif.

Buriram United sendiri merupakan salah satu klub papan atas Thailand dan rutin tampil di kompetisi antarklub Asia, sehingga memberi eksposur internasional yang tetap terjaga.

3. Miliano Jonathans

Winger muda Miliano Jonathans tampil impresif bersama SBV Excelsior. Ia disebut mendapat pendekatan dari Persija Jakarta dan Bali United.

Namun, Jonathans memilih bertahan di Belanda demi perkembangan kariernya di Eropa.

Keputusan ini cukup logis mengingat usia mudanya masih sangat potensial untuk berkembang dalam sistem pembinaan Belanda yang terkenal progresif dalam mengasah talenta sayap cepat dan kreatif.

4. Nathan Tjoe-A-On

Bek serbabisa Nathan Tjoe-A-On yang kini memperkuat Willem II juga sempat dikaitkan dengan Persebaya Surabaya.

Meski disebut menerima tawaran menarik, Nathan belum menunjukkan tanda-tanda akan pulang dan masih fokus berkiprah di kompetisi Belanda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain di Eropa memberi kesempatan baginya untuk terus bersaing dalam atmosfer sepak bola dengan standar taktik dan fisik tinggi—sesuatu yang sangat berharga bagi pemain bertipe versatile seperti dirinya.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT