Di Depan Media Belanda, Patrick Kluivert Sebenarnya Masih Berminat Latih Timnas Indonesia
- Tim tvOnenews - Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com - Patrick Kluivert mengaku sebenarnya masih ingin melatih Timnas Indonesia. Namun, situasi yang tidak memungkinkan membuatnya harus mengakhiri kontrak lebih cepat dari seharusnya.
PSSI dan Patrick Kluivert resmi berpisah dengan mekanisme mutual termination pada Oktober 2025 lalu. Kegagalan Timnas Indonesia di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi faktor utama.
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan tim kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis laman resmi PSSI.
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan para pihak di tim kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," tambah pernyataan resmi tersebut.

- Instagram - Erick Thohir
Dalam ajang tersebut, Timnas Indonesia memang babak belur. Setelah melewati dua pertandingan melawan Arab Saudi dan Irak, Jay Idzes dan kawan-kawan menelan dua kekalahan.
Saat menghadapi Arab Saudi, Tim Merah Putih harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 3-2. Sementara saat menghadapi Irak, Timnas Indonesia menelan kekalahan 1-0.
Selain Patrick Kluivert, PSSI juga memecat tim kepelatihan Timnas Indonesia, termasuk juru taktik U-23 Gerald Vanenburg dan pelatih tim U-20 Frank van Kempen.
Setelah cukup lama diam, Patrick Kluivert akhirnya angkat bicara soal Timnas Indonesia. Kepada media Belanda, VoetbalPrimeur, ia menyatakan melatih Indonesia merupakan pengalaman tak terlupakan.

- Reuters
"Sungguh fantastis," jawab Kluivert kepada VoetbalPrimeur saat pembukaan Cruyff Court miliknya di Amsterdam-Noord, dikutip Kamis (19/2/2026).
Selama kariernya, ia mengakui belum pernah merasakan atmosfer seperti di Indonesia. Menurutnya, dukungan yang diberikan kepada Timnas Indonesia sangat luar biasa.
"Saya belum pernah bekerja dalam kegilaan seperti ini. Tiga ratus juta orang benar-benar tergila-gila pada sepak bola," katanya.
Legenda Barcelona itu bahkan menyatakan bahwa sebenarnya ia masih ingin melatih Timnas Indonesia. Namun, situasi tidak memungkinkan sehingga pada akhirnya harus berpisah.
"Saya bekerja dengan fantastis, tetapi sayangnya saya tidak mencapai apa yang kami inginkan. Saya ingin sekali melanjutkan, tetapi itu tidak memungkinkan," pungkasnya. (fan)
Load more