News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Bekerja untuk Timnas Indonesia hingga Persipura, Pelatih Bulgaria Tiba-Tiba Bikin Pengakuan Jujur

Pelatih tim nasional Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengungkapkan bahwa dirinya masih mengikuti dinamika sepak bola Indonesia karena dirinya pernah bekerja untuk Timnas Indonesia.
Kamis, 19 Februari 2026 - 12:23 WIB
Pelatih Timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov
Sumber :
  • Instagram/alex.dimitrov1976

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih tim nasional Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengungkapkan bahwa dirinya masih mengikuti dinamika sepak bola Indonesia dan Timnas Indonesia. Perhatian itu muncul jelang partisipasi negaranya pada ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat.

‎Bagi Dimitrov, Indonesia bukan sekadar lawan di agenda internasional. Ia memiliki ikatan emosional karena pernah menjadi bagian dari perjalanan sepak bola nasional bertahun-tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pada awal 2000-an, Dimitrov sempat merumput bersama Persipura Jayapura. Pengalaman sebagai pemain asing di Papua itu menjadi pintu masuknya memahami kultur sepak bola Tanah Air.

‎Kariernya kemudian berlanjut di pinggir lapangan. Ia dipercaya menjadi asisten pelatih mendampingi kompatriotnya, Ivan Kolev, hingga 2007.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev
Mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev
Sumber :
  • Persija

‎Kolaborasi tersebut tak berhenti di level klub. Dimitrov ikut diboyong ke Timnas Indonesia pada 2007 untuk mengisi posisi asisten pelatih.

‎Jejak masa lalu itu membuatnya terus menaruh perhatian pada perkembangan sepak bola Indonesia. Ia menilai ada perubahan besar dalam cara Indonesia membangun tim dan infrastruktur.

‎Dimitrov melihat adanya keseriusan dari sisi investasi dan perencanaan jangka panjang. Target yang dipasang pun dinilainya sangat ambisius.

‎Tak hanya soal target tampil di pentas dunia, Dimitrov juga menyinggung rencana yang lebih besar. Ia mendengar Indonesia memiliki hasrat menjadi tuan rumah turnamen paling bergengsi di kolong langit.

‎"Mereka banyak berinvestasi dalam sepak bola dengan tujuan lolos ke Piala Dunia 2030," ujar Dimitrov dikutip dari Top Sport, Kamis (19/2/2026). 

‎"[Saya dengar] mereka ingin menyelenggarakan Piala Dunia 2034 atau 2038. Mereka [sempat] dilatih Patrick Kluivert dan ahli metodologi dari Belanda," tambahnya. 

‎Sementara itu, Bulgaria akan menyambangi Jakarta untuk tampil di FIFA Series 2026. Rangkaian pertandingan akan dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 hingga 31 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Tim yang kini berada di peringkat ke-88 dunia itu akan memulai kiprahnya dengan menghadapi Kepulauan Solomon national football team pada 27 Maret. Laga pembuka tersebut menjadi kunci untuk membuka peluang melangkah lebih jauh.

‎Jika mampu meraih kemenangan, Bulgaria berpotensi berhadapan dengan pemenang duel antara Timnas Indonesia dan Saint Kitts and Nevis national football team. Pertemuan itu tentu akan menghadirkan nuansa emosional tersendiri bagi Dimitrov.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT