Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis
- Instagram @comofootball
tvOnenews.com - Dinamika persiapan Timnas Indonesia terus bergerak menjelang agenda internasional berikutnya.
Mulai dari munculnya nama pemain diaspora baru di Eropa, peluang naturalisasi yang kembali diperbincangkan, hingga analisis calon lawan di FIFA Series 2026, berbagai kabar ini menjadi perhatian publik sepak bola nasional.
Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar skuad Garuda pada 14 Februari 2026.
Kepincut Kualitas Jay Idzes

- KNVB Media
Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora dari Eropa. Kali ini perhatian tertuju pada Lyfe Oldenstam, bek muda yang saat ini bermain untuk Como 1907 U-19 di Italia.
Pemain kelahiran Lelystad, Belanda, 2 Februari 2007 itu memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibu, dengan kakek dan nenek yang berasal dari Jakarta.
Musim ini ia mencatatkan 11 penampilan bersama tim Primavera Como.
Perjalanan pengembangannya cukup solid. Ia memulai karier di VV Unicum, kemudian melanjutkan pembinaan di PEC Zwolle sebelum direkrut akademi Ajax Amsterdam pada 2020.
Setelah lima tahun memperkuat kelompok usia Ajax, ia hijrah ke Italia pada 2025.
Di level internasional, Oldenstam merupakan bagian dari sistem tim muda Belanda sejak U-15 hingga kini U-19, termasuk tampil di Kualifikasi Euro U-19 2026.
Sorotan terhadapnya menguat setelah bertemu bek Timnas Indonesia Jay Idzes dalam laga Sassuolo melawan Como pada akhir 2025.
Ia mengaku terkesan dengan visi permainan Idzes dan menjadikannya inspirasi.
Meski saat ini masih memperkuat Belanda, ia tidak menutup kemungkinan mempertimbangkan opsi lain di masa depan.
Dengan fleksibilitas bermain di sisi kiri maupun kanan pertahanan serta kontribusi ofensif yang baik, profilnya dinilai menarik sebagai investasi jangka panjang jika suatu saat memilih jalur internasional berbeda.
Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Timnas Indonesia

- Bangkok United
Perbincangan soal pemain keturunan juga kembali mengarah pada winger Bangkok United, Ilias Alhaft.
Pemain berdarah Indonesia–Maroko itu tampil konsisten di Thai League dan kompetisi Asia musim ini.
Ia mencatat kontribusi gol penting saat timnya menang 2-0 atas Macarthur FC, menambah statistik produktif berupa enam gol dan dua assist dari 25 penampilan musim ini.
Nama Ilias sebenarnya sudah masuk radar pembahasan sejak beberapa tahun lalu.
Pengamat sepak bola nasional pernah menyebut namanya diajukan ke federasi untuk dipertimbangkan. Garis keturunan dari kakek dan nenek asal Solo membuka peluang administratif untuk naturalisasi.
Meski begitu, proses naturalisasi tetap memerlukan tahapan administrasi panjang dan belum ada kepastian terkait langkah resmi.
Namun performa konsisten membuat namanya tetap relevan dalam diskusi penguatan skuad.
Kekuatan Saint Kitts and Nevis

- Facebook Saint Kitts and Nevis Football Association
Selain isu pemain, perhatian juga tertuju pada calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Salah satunya Saint Kitts and Nevis yang dijadwalkan menghadapi Indonesia pada babak semifinal turnamen di Jakarta.
Negara Karibia tersebut bernaung di konfederasi CONCACAF dan dijuluki “The Sugar Boyz”. Pada awal 2026 mereka berada di peringkat 156 FIFA, terpaut dari Indonesia yang menempati posisi lebih tinggi.
Meski bukan unggulan global, mereka memiliki sejarah kompetitif regional, termasuk tampil di Piala Emas CONCACAF 2023 dan menjadi runner up Caribbean Cup 1996.
Skuad mereka berisi kombinasi pemain domestik dan diaspora, dengan sekitar 40 persen berkarier di luar negeri.
Total nilai pasar tim diperkirakan mencapai hampir 7 juta euro dengan 25 pemain dalam skuad. Catatan sejarah mencakup kemenangan besar di berbagai turnamen kawasan serta sejumlah pemain berpengalaman dengan caps tinggi di tim nasional.
Format FIFA Series menggunakan sistem gugur. Jika Indonesia lolos dari semifinal, mereka akan menghadapi pemenang laga Bulgaria melawan Kepulauan Solomon di final.
Pertandingan ini sekaligus menjadi salah satu ujian awal bagi racikan strategi pelatih baru di hadapan publik kandang.
(asl/amr/tsy)
Load more