Profil Tony Kouwen, Kiper 16 Tahun Berdarah Bali yang Bikin Atletico Madrid Kepincut, Calon Amunisi Timnas Indonesia?
- Instagram @tonykouwengk
tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali mendapat kabar menggembirakan dari Eropa.
Seorang penjaga gawang muda berdarah Bali, Tony Kouwen, dikabarkan memperoleh kesempatan langka untuk menjalani trial bersama raksasa La Liga, Atletico Madrid.
Kabar tersebut diungkap oleh agen sang pemain melalui akun Instagram @teamnio_sportmanagement.

- Instagram @tonykouwengk
Dalam pernyataannya, pihak agen menegaskan bahwa Tony tampil impresif selama masa magang dan latihan.
Mereka menyebut kualitas, fokus, serta pola pikir Tony menjadi alasan dirinya mendapat perhatian dari Atletico Madrid.
Undangan trial itu disebut sebagai buah dari kerja keras dan konsistensi yang dijaga sejak usia dini.
Tony lahir di Belanda pada 4 Oktober 2009 dan kini berusia 16 tahun. Meski masih sangat muda, ia telah menunjukkan perkembangan pesat sebagai penjaga gawang.
Darah Indonesia mengalir dari garis ibunya, Corrina Kouwen. Sang kakek diketahui berasal dari Bali.

- Instagram @tonykouwengk
Tony sendiri pernah mengonfirmasi bahwa keluarga ibunya memiliki akar Indonesia, sementara dari pihak ayah ia berdarah Belanda.
Karier sepak bolanya dimulai sejak usia sembilan tahun bersama SC Welberg. Seiring waktu, ia berpindah ke sejumlah akademi demi meningkatkan kualitasnya.
Ia sempat menimba pengalaman di Waasland-Beveren (Belgia), RKVV Roosendaal, serta NAC Breda sebelum bergabung dengan FC Dordrecht U-15.
Tony juga pernah memperkuat ADO Den Haag dan membela Feyenoord U-17, memperkaya jam terbangnya di level elite usia muda.
Sebagai penjaga gawang, ia mengidolakan kiper Feyenoord dan Timnas Belanda, Justin Bijlow.
Karakter permainannya dikenal berani keluar dari sarang, memiliki refleks cepat, dan distribusi bola yang cukup baik untuk ukuran seusianya.
Kesempatan trial di Atletico Madrid menjadi langkah besar dalam karier Tony. Berlatih di klub sekelas Atletico akan meningkatkan standar permainan dan mentalitasnya.
Dengan darah Bali yang dimilikinya, peluang Tony untuk membela Timnas Indonesia terbuka jika proses administrasi memungkinkan.
Load more