News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Israr Megantara di Final Piala Asia Futsal: Hattrick, Air Mata, dan Pesan Keras Pelatih

Pemain timnas futsal Indonesia, Israr Megantara, mengungkap pesan tegas pelatih Hector Souto usai dirinya gagal mengeksekusi penalti pada partai final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Minggu, 8 Februari 2026 - 22:38 WIB
Kisah Israr Megantara di Final Piala Asia Futsal: Hattrick, Air Mata, dan Pesan Keras Pelatih
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain timnas futsal Indonesia, Israr Megantara, mengungkap pesan tegas pelatih Hector Souto usai dirinya gagal mengeksekusi penalti pada partai final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Israr mengatakan sang pelatih langsung memintanya melupakan kegagalan tersebut dan tidak berlarut dalam kekecewaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena dari sebelumnya coach selalu bilang, karena penalti itu cukup kamu yaudah datang, bola tendang dan habis itu lupain. Coach bilang mau kamu lupain atau I kill you,” ujar Israr usai laga final.

Pada laga puncak tersebut, Israr tampil luar biasa dengan mencetak hattrick dan membawa Indonesia menahan Iran dengan skor imbang 5-5 hingga waktu normal dan babak tambahan.

Namun, drama terjadi saat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. 

Israr mendapat kepercayaan sebagai algojo keenam Indonesia, tetapi tendangannya gagal berbuah gol. Kegagalan tersebut kemudian dimanfaatkan penendang Iran berikutnya untuk memastikan kemenangan dan mengantar mereka meraih gelar ke-14 Piala Asia Futsal dengan skor 5-4 pada babak tos-tosan.

Meski gagal membawa Indonesia meraih gelar juara, Israr menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sepanjang turnamen.

“Terima kasih sudah support kita semua dari awal sampai sekarang. Mungkin hasilnya tidak sesuai dengan yang kita inginkan, tapi kita gak berhenti di sini. Kita terus menjaga semua masa yang akan datang,” ucap pemain asal Cosmo JNE FC itu.

Tiga gol yang dicetak Israr di laga final membuatnya menutup Piala Asia Futsal 2026 dengan koleksi lima gol. Catatan tersebut hanya terpaut satu gol dari tiga pemain yang keluar sebagai top skor turnamen, yakni Muhammad Osamanmusa (Thailand), Kazuya Shimizu (Jepang), dan Hossein Tayebi (Iran).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Israr juga mengungkapkan target pribadinya ke depan, yakni berkarier di luar negeri sekaligus membawa timnas futsal Indonesia tampil di ajang Piala Dunia Futsal.

“Target pribadi, aku yang pasti bisa abroad, bisa main ke dunia luar dan bisa membawa Indonesia tampil di Piala Dunia Futsal,” pungkas Israr, yang menatap edisi terdekat Piala Dunia Futsal pada 2028.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT