News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Sindir Sumardji yang Dapat Sanksi dari FIFA: Hukuman Terberat

Sanksi FIFA terhadap Sumardji berbuntut sorotan media Vietnam. Hukuman larangan 20 laga usai insiden dorong wasit jadi perbincangan panas.
Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:05 WIB
Ketua BTN, Sumardji
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Indonesia setelah Komite Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi kepada mantan manajer Timnas Indonesia, Sumardji.

Hukuman tersebut merupakan buntut dari insiden panas yang terjadi seusai laga Indonesia melawan Irak dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan yang berlangsung pada 11 Oktober tahun lalu berakhir dengan kekalahan 0-1 bagi skuad Garuda.

Namun, sorotan justru tertuju pada kericuhan di tepi lapangan setelah peluit panjang berbunyi.

Sumardji disebut terlibat dalam insiden tersebut hingga mendapat kartu merah dari wasit Ma Ning. 

Tidak berhenti sampai di situ, proses disiplin pun berlanjut hingga ke level federasi internasional.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, FIFA menyatakan adanya tindakan agresif terhadap perangkat pertandingan.

Dalam laporan resminya, Komite Disiplin FIFA menjelaskan:

"Dalam konteks ini, Komite mengamati dari bukti yang telah disebutkan di atas bahwa setelah pertandingan, Tergugat (Sumardji) menyerang wasit, dengan menerjangnya dari belakang dan mendorongnya secara agresif dan kasar hingga terlentang," tulis laporan Komite Disiplin FIFA

"Sebelum dipisahkan oleh pemain yang mencegah, Tergugat melanjutkan serangannya terhadap wasit. Sebagai tanggapan atas serangan tersebut, wasit segera menunjukkan kartu merah kepada Tergugat."

"Tergugat dikenai hukuman skorsing selama dua puluh (20) pertandingan," sambungnya.

Sebagai konsekuensi, FIFA menjatuhkan larangan mendampingi tim nasional selama 20 pertandingan internasional serta denda sebesar 15.000 Swiss Franc atau sekitar Rp324 juta.

Menurut laporan lanjutan, sanksi tersebut bahkan meningkat dari rencana awal. FIFA awalnya mempertimbangkan hukuman 15 laga, tetapi setelah proses banding dan peninjauan ulang bukti, larangan diperpanjang menjadi 20 pertandingan pada November 2025.

Sumardji sendiri kemudian menyampaikan bahwa larangan itu berkaitan dengan kehadiran di area teknis, sementara ia masih diperbolehkan menyaksikan pertandingan dari tribun.

Kasus ini tak hanya mendapat perhatian di dalam negeri.

Media Vietnam, Soha, turut menyoroti keputusan FIFA tersebut dan menilainya sebagai kejadian yang jarang terjadi di kawasan Asia Tenggara.

"FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 20 pertandingan kepada bos sepak bola Indonesia karena mendorong wasit, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya."

"Upaya banding tersebut gagal, dan manajer tim nasional Indonesia, Sumardji, juga dijatuhi hukuman berat oleh FIFA."

"Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) baru saja mengejutkan sepak bola Asia Tenggara dengan melarang Sumardji, kepala delegasi tim nasional Indonesia, untuk memimpin 20 pertandingan internasional karena menyerang seorang wasit setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026, dan juga mendendanya lebih dari 500 juta VND (setara dengan 324 juta rupiah)," tulis Soha.

"Hukuman ini dianggap sebagai salah satu tindakan disiplin individu terberat yang pernah dijatuhkan FIFA kepada seorang ofisial tim nasional di wilayah tersebut!"

Sorotan tersebut menegaskan bahwa insiden ini menjadi perbincangan regional, bukan sekadar isu domestik.

Dalam regulasi disiplin FIFA, tindakan agresif terhadap wasit termasuk pelanggaran serius yang dapat berujung pada larangan panjang, denda, hingga sanksi tambahan.

Badan sepak bola dunia tersebut memang menempatkan perlindungan terhadap perangkat pertandingan sebagai prioritas utama dalam menjaga integritas kompetisi.

Sumardji sendiri diketahui telah mengundurkan diri dari jabatan manajer timnas pada Desember 2025, tak lama setelah proses disiplin berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi semua elemen sepak bola, baik pemain maupun ofisial, mengenai konsekuensi serius pelanggaran etika pertandingan di level internasional.

(tsy)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua PN Depok Diringkus KPK, MA Bicara Soal Sanksi Terberat

Ketua PN Depok Diringkus KPK, MA Bicara Soal Sanksi Terberat

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua, Bambang Setyawan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Presiden RI, Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merampungkan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang digelar pada 3–7 Februari 2026 di Majeh Arena, Wadas, Karawang. 
Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Pelatih kepala timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya meskipun harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti pada final Piala Asia Futsal 2026, Sabtu (7/2/2026).
Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum reda isu selingkuh dan poligami dengan Inara Rusli, kini video Insanul Fahmi diduga sedang dugem bersama teman-temannya viral di media sosial.
Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Mahkamah Agung (MA) merespons penangkapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya, Bambang Setyawan oleh KPK.
background

Pekan ke-20

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Mahkamah Agung (MA) merespons penangkapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya, Bambang Setyawan oleh KPK.
Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Pelatih kepala timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya meskipun harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti pada final Piala Asia Futsal 2026, Sabtu (7/2/2026).
Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum reda isu selingkuh dan poligami dengan Inara Rusli, kini video Insanul Fahmi diduga sedang dugem bersama teman-temannya viral di media sosial.
Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merampungkan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang digelar pada 3–7 Februari 2026 di Majeh Arena, Wadas, Karawang. 
Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Kejutan diberikan oleh Persib Bandung setelah Adam Przybek tak masuk skuad Super League. Sang legenda Made Wirawan tiba-tiba terdaftar pemain di putaran kedua.
Hasil Final Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Vs Iran Lanjut ke Extra Time

Hasil Final Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Vs Iran Lanjut ke Extra Time

Hasil final Piala Asia 2026 antara Timnas Futsal Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026).
Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar positif untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Striker keturunan Depok yang terbuka gabung skuad Garuda, Dean Zandbergen, menggila di Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT