News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Racikan John Herdman, Tak Ada Thom Haye dan Marselino Ferdinan?

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia racikan John Herdman di FIFA Series 2026. Tanpa Thom Haye dan Marselino, ini susunan pemain terbaik Garuda.
Selasa, 3 Februari 2026 - 18:28 WIB
Timnas Indonesia senior | John Herdman
Sumber :
  • Dok. AFC | Dok. PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia bersiap memasuki babak baru di bawah kepemimpinan John Herdman.

Ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 23–31 Maret mendatang menjadi panggung perdana bagi pelatih asal Kanada tersebut untuk mulai membentuk identitas permainan Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, debut Herdman langsung dihadapkan pada tantangan.

Empat pemain dipastikan absen membela Timnas Indonesia, yakni Thom Haye, Shayne Pattynama, Asnawi Mangkualam, dan Marselino Ferdinan.

Kondisi ini membuat Herdman harus memutar otak dalam menyusun komposisi terbaik, terutama di lini tengah dan sektor sayap.

Thom Haye dan Shayne Pattynama harus menjalani skorsing empat pertandingan akibat sanksi FIFA. 

Keduanya dinilai melakukan tindakan tidak sportif terhadap ofisial pertandingan saat Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Oktober lalu.

Akibat hukuman tersebut, Haye dan Pattynama tidak hanya absen di FIFA Series Maret 2026, tetapi juga akan melewatkan agenda FIFA Matchday Juni 2026.

Sementara itu, Asnawi Mangkualam dan Marselino Ferdinan belum bisa diturunkan karena masih menjalani proses pemulihan cedera.

Marselino mengalami cedera hamstring, sedangkan Asnawi belum sepenuhnya pulih dari masalah fisik yang ia alami bersama Port FC di Liga Thailand.

Absennya empat pemain ini jelas memengaruhi keseimbangan tim, terutama mengingat peran penting mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dan menghadapi tiga negara dengan karakter berbeda: Bulgaria (peringkat 88 FIFA), Kepulauan Solomon (peringkat 152 FIFA), dan Saint Kitts and Nevis (peringkat 154 FIFA).

Turnamen mini ini bukan sekadar laga uji coba. Setiap pertandingan berstatus resmi FIFA, sehingga hasilnya berpotensi menambah poin ranking.

Bagi John Herdman, ajang ini juga menjadi kesempatan emas untuk mengevaluasi kedalaman skuad dan menguji skema taktik yang ingin ia terapkan ke depan.

Prediksi Formasi: 3-4-2-1 Jadi Opsi Ideal

Melihat kecenderungan Herdman dalam beberapa tim yang pernah ia tangani, formasi tiga bek dinilai paling realistis untuk digunakan.

Skema 3-4-2-1 memungkinkan Timnas Indonesia tetap solid di belakang, sekaligus fleksibel saat menyerang.

Kiper: Emil Audero Unggul Tipis

Di posisi penjaga gawang, persaingan mengerucut pada dua nama: Emil Audero dan Maarten Paes. Keduanya sama-sama berpengalaman di level Eropa.

Namun, performa Emil Audero bersama Cremonese di Serie A memberi nilai plus.

Ia telah mencatat 19 penampilan dengan enam clean sheet dan relatif konsisten menghadapi tekanan di liga top Eropa.

Faktor jam terbang ini membuat Audero diprediksi lebih berpeluang mengisi posisi starter.

Lini Belakang: Kombinasi Eropa dan Lokal

Tiga bek sejajar kemungkinan diisi Kevin Diks, Jay Idzes, dan Rizky Ridho. Ketiganya tengah menikmati performa solid bersama klub masing-masing.

Jay Idzes tampil reguler bersama Sassuolo di Serie A dengan catatan selalu menjadi starter, sementara Kevin Diks menjadi andalan Borussia Mönchengladbach di Bundesliga dan bahkan berkontribusi lewat gol penalti.

Rizky Ridho melengkapi trio ini dengan konsistensi dan kepemimpinan yang ia tunjukkan bersama Persija Jakarta.

Lini Tengah: Klok–Pelupessy Jadi Poros

Absennya Thom Haye membuka ruang bagi Marc Klok untuk mengambil peran sentral. Gelandang Persib Bandung ini dikenal memiliki stamina kuat, kecerdasan taktis, serta kemampuan distribusi bola yang stabil.

Klok diprediksi berduet dengan Joey Pelupessy, yang menawarkan keseimbangan lewat fisik, daya jelajah, dan agresivitas dalam memutus serangan lawan.

Di sektor sayap, Yakob Sayuri berpeluang mengisi sisi kanan berkat kecepatan dan keberaniannya menusuk pertahanan.

Sementara di kiri, Dean James menjadi opsi ideal dengan kemampuan overlap dan umpan diagonal akurat, ditambah fakta bahwa ia bermain reguler di Eredivisie bersama Go Ahead Eagles.

Lini Depan: Kombinasi Kreativitas dan Insting Gol

Dua posisi di belakang striker kemungkinan diisi Miliano Jonathans dan Ezra Walian.

Ezra tampil impresif bersama Persik Kediri di BRI Super League dengan kontribusi gol dan assist yang signifikan, sementara Miliano Jonathans mulai menunjukkan potensi sebagai pembeda bersama Excelsior Rotterdam.

Sebagai ujung tombak, Ole Romeny diprediksi kembali dipercaya.

Meski masih mencari ritme terbaiknya bersama Oxford United pascaoperasi, striker 25 tahun ini tetap menjadi salah satu tumpuan utama Timnas Indonesia dalam urusan mencetak gol.

Prakiraan Starting XI Timnas Indonesia

Timnas Indonesia (3-4-2-1):
Emil Audero; Kevin Diks, Jay Idzes, Rizky Ridho; Dean James, Marc Klok, Joey Pelupessy, Yakob Sayuri; Miliano Jonathans, Ezra Walian; Ole Romeny.

FIFA Series 2026 akan menjadi ujian awal bagi John Herdman dalam membangun fondasi jangka panjang Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tanpa beberapa pemain kunci, kedalaman skuad yang dimiliki Garuda tetap memberi harapan akan performa kompetitif di era baru ini.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT