News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Tangan Kanan Patrick Kluivert Resmi Dikontrak Klub Belanda Usai Pisah dengan Timnas Indonesia

Perjalanan karier Sjoerd Woudenberg kembali menorehkan babak baru. Eks pelatih kiper Timnas Indonesia itu resmi bergabung dengan klub kasta teratas Belanda.
Selasa, 6 Januari 2026 - 09:23 WIB
Foto Sjoerd Woudenberg bersama Cyrus Margono dihapus
Sumber :
  • Instagram/sjoerd_woudenberg

Jakarta, tvOnenews.com – Perjalanan karier Sjoerd Woudenberg kembali menorehkan babak baru di sepak bola Eropa. Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia itu kini resmi bergabung dengan salah satu klub papan atas Liga Belanda, AZ Alkmaar, untuk melanjutkan kiprahnya di level elite.

Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh AZ melalui pernyataan resmi klub. Woudenberg dipercaya mengisi posisi penting di jajaran staf kepelatihan sebagai pelatih kiper untuk sisa musim kompetisi yang sedang berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sjoerd Woudenberg [39] adalah pelatih kiper baru AZ. Pelatih kiper tersebut akan segera bergabung dan telah menandatangani kontrak hingga akhir musim," tulis AZ di laman resmi klub, Senin (5/1).

Penunjukan ini sekaligus menandai kembalinya Woudenberg ke kompetisi Eredivisie setelah sebelumnya menimba pengalaman di berbagai negara. AZ menilai rekam jejak internasionalnya menjadi nilai tambah dalam upaya menjaga konsistensi performa tim.

Sebelum kembali ke Belanda, Woudenberg sempat mengabdi bersama Timnas Indonesia. Ia menjadi bagian dari staf kepelatihan pada era kepemimpinan Patrick Kluivert.

Woudenberg mulai bekerja di lingkungan Timnas Indonesia tak lama setelah Kluivert diumumkan sebagai pelatih kepala oleh PSSI pada Januari 2025. Saat itu, kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas penjaga gawang skuad Garuda.

Namun, kebersamaan tersebut tidak berlangsung lama. Setelah Kluivert resmi berpisah dengan PSSI pada Oktober 2025 usai rangkaian Kualifikasi Piala Dunia 2026, Woudenberg juga ikut meninggalkan Timnas Indonesia.

Keputusan tersebut membuat Woudenberg tidak dilibatkan dalam proyek jangka panjang Timnas Indonesia selanjutnya. Meski demikian, pengalamannya selama berada di Indonesia tetap menjadi catatan penting dalam perjalanan karier kepelatihannya.

Sebelum menangani Timnas Indonesia, Woudenberg lebih dulu dikenal publik sepak bola Tanah Air saat bekerja bersama Dewa United. Ia datang ke Indonesia pada musim 2023/2024 sebagai bagian dari tim kepelatihan klub tersebut.

Kedatangannya kala itu tak lepas dari peran Jan Olde Riekerink yang memboyong Woudenberg untuk memperkuat struktur teknis tim. Di Dewa United, ia turut berperan dalam pengembangan kiper-kiper lokal.

Jika ditarik lebih jauh ke belakang, karier kepelatihan Woudenberg dimulai di Belanda bersama Go Ahead Eagles. Selama lima musim, ia membangun reputasi sebagai pelatih kiper yang teliti dan konsisten.

Dalam periode tersebut, Woudenberg sempat bekerja sama dengan Hobie Verhulst, yang saat itu menjadi penjaga gawang AZ. Hubungan profesional inilah yang kini seolah terhubung kembali dalam kepulangannya ke Alkmaar.

Tak hanya berkutat di Eropa, Woudenberg juga memiliki pengalaman lintas benua. Ia pernah berkiprah di Afrika Selatan bersama Cape Town City dan Orlando Pirates, dua klub besar dengan atmosfer kompetitif tinggi.

Pengalaman internasional tersebut membentuk karakter kepelatihan Woudenberg yang adaptif dan terbiasa bekerja dalam tekanan. Faktor inilah yang membuat AZ yakin menunjuknya sebagai bagian dari proyek tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepindahan Woudenberg ke AZ menjadi bukti bahwa para pelatih yang sempat bekerja di Timnas Indonesia memiliki kualitas yang diakui secara internasional. Meski hasil di level tim nasional belum sepenuhnya maksimal, kapasitas individu para staf tetap mendapat tempat di peta sepak bola dunia.

(igp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT