News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Batalnya Kemenangan Asnawi Mangkualam dari Klub Pratama Arhan, Jadi Skandal Terbaru Piala Liga Thailand

Pada awalnya, derbi Timnas Indonesia abroad ini mempertemukan Asnawi Mangkualam bersama Port FC dengan Pratama Arhan bersama Bangkok United di babak 32 besar Piala Liga Thailand. 
Senin, 22 Desember 2025 - 03:29 WIB
Kronologi Batalnya Kemenangan Asnawi Mangkualam Bersama Port FC di Piala Liga Thailand
Sumber :
  • Port FC

Jakarta, tvOnenews.com - Derbi Timnas Indonesia abroad yang terjadi di Piala Liga Thailand berakhir dengan skandal terbaru bagi sepak bola Thailand. 

Pada awalnya, derbi Timnas Indonesia abroad ini mempertemukan Asnawi Mangkualam bersama Port FC dengan Pratama Arhan bersama Bangkok United di babak 32 besar Piala Liga Thailand. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-0 atas kemenangan dari Port FC. Namun hasil menggembirakan ini ternyata menjadi skandal baru bagi sepak bola Thailand setelah kesalah yang dilakukan oleh Port FC. 

Dilansir dari laman Thai Rath, kemenangan ini seharusnya menjadi cara Port FC untuk lolos ke babak 16 besar. Namun mimpi itu harus hangus setelah Port FC ketahuan bersalah telah menyalahi regulasi. 

Piala Liga Thailand memang membatasi penggunaan pemain asing dalam kompetisi lokal ini. Khusus untuk tim yang bertemu dengan berada di tier yang sama, maka regulasi pemain asing pun disesuaikan. 

Klub hanya boleh memainkan lima pemain asing slot bebas dan dua pemain asing slot ASEAN. Pada awalnya, Port FC menurunkan empat pemain asing dan Asnawi Mangkualam sebagai pemain slot ASEAN. 

Empat pemain tersebut adalah Michael Falkesgard, Kaka Mendes, Lucas Tocantis, dan Noburu Shimura. Namun di babak kedua, Brayan Perea dan Matheus Lins masuk dan menggantikan pemain lokal, bukan jajaran pemain asing tersebut. 

Alhasil, sejak menit ke-79 Port FC tampil lebih dari kuota pemain yang berlaku. Hasil ini pun membuat Port FC menyalahi regulasi Piala Liga Thailand. 

"Sesuai peraturan Piala Liga Thailand, dalam pertandingan antara tim level pertama, kuota pemain asing di lapangan adalah lima pemain asing dan dua pemain ASEAN," tulis laporan Thai Rath, Senin (22/12/2025). 

Port FC dianggap melanggar Pasal 7.8 yang menjelaskan soal sanksi terberat ketika menyalahi regulasi pemain adalah diskualifikasi dari kompetisi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"ini berarti Port FC kemungkinan akan dihukum dengan sanksi didiskualifikasi dan tersingkir dari turnamen karena kesalahan menurunkan lebih banyak pemain asing daripada yang diizinkan," tulis laporan tersebut. 

Port FC pun telah mengeluarkan pernyataan sekaligus mengekspresikan kegagalan di depan mata atas kesalahan tim sendiri. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT