News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada di Masa Residivis, AFC Resmi Sanksi PSSI Karena Terlambat Daftarkan Laga Uji Coba Timnas Indonesia

Hasil sidang tersebut memutuskan PSSI bersalah dalam pelaksanaan laga uji coba internasional antara Timnas Indonesia U-23 melawan India U-23 pada 10 dan 13 Oktober 2025 lalu.
Kamis, 18 Desember 2025 - 01:16 WIB
Timnas Indonesia menjamu India
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - AFC resmi memberikan sanksi pada Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) dalam pengumuman keputusan hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik AFC per Rabu (17/12/2025). 

Hasil sidang tersebut memutuskan PSSI bersalah dalam pelaksanaan laga uji coba internasional antara Timnas Indonesia U-23 melawan India U-23 pada 10 dan 13 Oktober 2025 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PSSI dianggap melakukan pelanggaran pada Pasar 11 Regulasi AFC Tentang Pertandingan Internasional. Di mana PSSI melanggar ayat prosedur perizinan untuk pertandingan internasional Tier 2 dan kompetisi internasional Tier 2. 

Menariknya, PSSI tengah berada di masa residivis di mana pelanggaran berulang akan dihitung dengan kesalahan sebelumnya dan mendapat sanksi yang lebih berat. 

"Tergugat (PSSI) mengajukan permohonan otorisasi (izin) terlambata. Ini merupakan pelanggaran keenam yang dilakukan Tergugat (PSSI) dalam masa residivisme," tulis AFC. 

Mengingat PSSI masih dalam masa percobaan, sanksi lebih berat pun diberikan oleh AFC. Dalam pernyataannya, AFC bahkan memberikan hukuman lebih berat dibandingkan sebelumnya atas sanksi serupa. 

PSSI mendapatkan sanksi sebesar 1.250 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp20,8 juta. Denda tersebut wajib dibayarkan maksimal 30 hari setelah surat keputusan dipublikasi secara resmi. 

"PSSI diperintahkan untuk membayar denda sebesar 1.250 dolar AS karena melanggar Pasal 11.11 Regulasi AFC tentang Penyelenggaraan Pertandingan Internasional," tulis AFC. 

"Denda tersebut harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini disampaikan, sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC," tutup pernyataan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PSSI mengundang Timnas India U-23 sebagai lawan uji coba untuk Timnas Indonesia U-23 dalam persiapan SEA Games 2025

Berlangsung di Stadion Madya, pada 10 dan 13 Oktober 2025 lalu, Timnas Indonesia U-23 mencatatkan kekalahan 1-2 dari India dan imbang 1-1 di leg kedua. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT