GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momen Klasik Timnas Indonesia: Pitch Invader Suporter Garuda saat Kualifikasi Piala Asia 2011, Bentuk Protes terhadap PSSI

Throwback Timnas Indonesia: Kali ini ada momen suporter Garuda melakukan pitch invader di Stadion GBK saat berjumpa Oman di Kualifikasi Piala Asia 2011 silam.
Rabu, 17 Desember 2025 - 14:36 WIB
Suporter Timnas Indonesia Hendri Mulyadi saat Pitch Invader di Stadion GBK pada Kualifikasi Piala Asia 2011
Sumber :
  • ANTARA/Prasetyo Utomo/ama/10

tvOnenews.com - Sebagian suporter Timnas Indonesia mungkin masih ingat dengan momen seorang fans Garuda yang menerobos masuk lapangan Stadion GBK.

Peristiwa itu terjadi saat Timnas Indonesia tengah menjamu Oman di Kualifikasi Piala Asia 2011. Tim tamu bahkan diperkuat kiper Wigan Athletic, Ali Al-Habsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria berani yang melakukan pitch invader dalam pertandingan tersebut adalah Hendri Mulyadi, pemuda 20 tahun asal Cikarang yang sangat cinta Timnas Indonesia.

Aksi Hendri Mulyadi saat itu terbilang nekat. Pasalnya, dia melompati tribun suporter dan berlari ke lapangan hingga membawa bola untuk membobol gawang Oman.

Bahkan, karena aksi nekatnya ini, Hendri Mulyadi sempat menjadi bahan perbincangan dunia internasional, termasuk diliput media asing seperti BBC dan ESPN.

Begini ceritanya: Hendri Mulyadi dengan jiwa mudanya yang menggebu memutuskan datang ke Stadion GBK bersama dua orang kawannya pada 6 Januari 2010.

Ia rela menempuh jarak selama dua jam dari Cikarang ke Jakarta hanya untuk menonton Timnas Indonesia yang saat itu tidak mau kalah dengan Oman.

Sebagai informasi, sepak bola Indonesia saat itu sedang dirundung berbagai masalah. Salah satu yang dikritisi suporter adalah prestasi di kancah internasional.

Suporter Timnas Indonesia Hendri Mulyadi saat Pitch Invader di Stadion GBK pada Kualifikasi Piala Asia 2011
Suporter Timnas Indonesia Hendri Mulyadi saat Pitch Invader di Stadion GBK pada Kualifikasi Piala Asia 2011
Sumber :
  • ANTARA/Prasetyo Utomo/ama/10

Bahkan, hasil akhir melawan Oman di laga ini juga berakhir dengan kekalahan untuk Timnas Indonesia 1-2. Satu gol dari Boaz Solossa tampak tak ada gunanya.

Memang, saat itu Timnas Indonesia yang diasuh pelatih Benny Dollo tengah disorot menyusul rangkaian dua kali hasil imbang dan dua kekalahan di babak kualifikasi.

Kekalahan lawan Oman di Stadion GBK malam itu membuat skuad Garuda langsung tersingkir dari pertarungan menuju putaran final Piala Asia 2011.

Kembali lagi ke momen pitch invader oleh Hendri Mulyadi. Ia memutuskan datang ke Stadion GBK meski saat itu belum mendapatkan tiket.

Sampai akhirnya, ia bisa menyaksikan laga Timnas Indonesia vs Oman berkat tawaran dari seorang calo. Tiket yang harganya jauh lebih mahal tak dipermasalahkan.

Sebelum berangkat ke Senayan, Hendri Mulyadi mengatakan jika dirinya memang ingin melihat sepak bola Indonesia menjadi lebih baik.

Akan tetapi, ia masih belum tahu harus melakukan hal apa. Hingga kemudian saat Timnas Indonesia tertinggal dari Oman, pikiran Hendri Mulyadi mulai liar.

Dia bergumam untuk loncat dari tribun dan masuk lapangan. Saat itu, Hendri Mulyadi dilarang oleh teman-temannya, namun tekadnya terkadung bulat. 

Hendri Mulyadi, suporter Timnas Indonesia yang lakukan  Pitch Invader  tahun 2010
Hendri Mulyadi, suporter Timnas Indonesia yang lakukan 'Pitch Invader' tahun 2010
Sumber :
  • Youtube

Sukses melewati barikade pengamanan, Hendri Mulyadi lari menggiring bola ke gawang Oman yang saat itu dijaga oleh kiper Wigan Athletic, Ali Al-Habsi.

Aksi Hendri Mulyadi mendapat gemuruh dari puluhan ribu suporter di Stadion GBK. Namun, ia harus berlari menghindari pengejaran polisi meski akhirnya tertangkap.

Pria yang sempat mencalonkan diri sebagai Ketum PSSI itu sempat diringkus ke kantor polisi. Namun, tidak adanya unsur pidana membuat dia dibebaskan.

Aksi nekat Hendri Mulyadi yang lakukan 'Pitch Invader' di Stadion GBK kemudian viral. Media asing seperti BBC dan ESPN menganggapnya sebagai aksi memalukan.

Ketika diwawancarai awak media, Hendri Mulyadi mengaku bahwa aksi nekatnya dilatarbelakangi oleh rasa kecewa terhadap PSSI yang gagal mengangkat prestasi Timnas Indonesia.

Kini, Hendri Mulyadi tengah disibukkan dengan pekerjaannya sebagai tour guide untuk mendampingi turis untuk berkunjung ke berbagai negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Hendri Mulyadi tetap setia mendukung Timnas Indonesia yang dia pernah perjuangkan masa depannya di hadapan puluhan ribu penonton.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT