Video Mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Tampar Pemain Ulsan HD Viral di Korea Selatan
- tvOnenews-Bagas
Jakarta, tvOnenews.com - Video mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menampar pemain Ulsan HD viral di Korea Selatan. Itu terjadi kepada Jung Seung-hyun.
Shin Tae-yong pada saat ini menganggur. Setelah dipecat PSSI dan meninggalkan Timnas Indonesia pada Januari 2025 lalu, dia sempat melatih tim asal Korea Selatan.
Ulsan HD sempat menunjuknya sebagai juru taktik di musim panas. Namun, Shin Tae-yong dipecat pada Oktober lalu, hanya dua bulan setelah menjabat.
Performa Ulsan di bawah STY memang mengalami kemunduran. Namun, kabar dari Korea Selatan juga mengindikasikan adanya permasalahan dengan para pemain.
Shin Tae-yong disebut melakukan kontak fisik kepada para pemain. Baru-baru ini, media Korea Selatan, JoongAng Ilbo, merilis tindakan STY menampar pemainnya.
Itu terjadi kepada Jung Seung-hyun. Namun, tamparan Shin Tae-yong terhadap sang pemain tidak memperlihatkan kekerasan apa pun.
Walau begitu, media Korea Selatan itu juga mengindikasikan bahwa Shin pernah menampar para pemain di kepala atau di tulang kering, sebagaimana dilansir dari akun media sosial @KORFootballnews.
The JoongAng Ilbo released a video which captures Shin Tae-yong slapping Jung Seung-hyun during his managerial tenure at Ulsan. The paper also alleged that Shin struck players on the head or shins during training. pic.twitter.com/9b3GysbDFR
— Korea Football News (@KORFootballNews) December 15, 2025
Jung Seung-hyun sendiri telah merespons beredarnya video tersebut. Dia menantikan pernyataan dari kapten dan juga klubnya.
“Saya kira kapten tim Lee Chung-yong dan klub akan segera merilis pernyataan. Saya tak tahu persis bagaimana video itu beredar,” katanya.
“Namun, banyak yang khawatir dan orang tua saya kesal. Ketika saya mengalaminya, saya merasa sangat bersalah. Saya merasa sangat bersalah, bahkan berpikir ‘apakah ini benar?’,” tambahnya.
Federasi Sepak Bola Korea Selatan, KFA, telah merespons kabar ini. Namun, mereka menunggu tanggapan dari Ulsan sebelum melakukan tindakan.
“Kami belum menerima laporan dari Ulsan. Kami belum memulai prosedur disiplin, namun hanya menyelidiki fakta-fakta kasus ini,” kata pejabat KFA, dilansir Nate. (rda)
Load more