News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Setuju Skuad Indra Sjafri Dibilang Mirip Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong, Bung Towel: Jauh Sekali

Bung Towel memberikan pandangannya soal Timnas Indonesia U22 yang gagal di SEA Games 2025, bandingkan skuad Indra Sjafri ini dengan Timnas era Shin Tae-yong.
Minggu, 14 Desember 2025 - 11:55 WIB
Shin Tae-yong dan Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Bung Towel mengkritik penanmpilan Timnas Indonesia U22 asuhan Indra Sjafri yang baru saja mengalami kegagalan dalam SEA Games 2025.

Timnas Indonesia U22 tak berhasil menyentuh semi final SEA Games 2025 meski mampu menang 3-1 lawan Myanmar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andaikan Timnas Indonesia U22 tak mengalami kekalahan saat melawan Filipina, maka seharusnya bisa lolos ke semi final.

Melihat kegagalan Timnas Indonesia U22, Bung Towel memberikan kritikan keras.

Menurut Bung Towel, Indra Sjafri tak mampu memaksimalkan kekuatan Timnas Indonesia U22 yang sudah diperkuat pemain diaspora.

Lebih lanjut, Bung Towel membandingkan kondisi Timnas Indonesia era Shin Tae-yong dan Indra Sjafri.

Bung Towel menyinggung pernyataan Sumardji yang sebelum SEA Games 2025 dimulai sempat menyebut persiapan Skuad Indra Sjafri saat ini sudah seperti era Shin Tae-yong.

"Bahkan Pak Sumardji, BTN atau Manajer Timnas mengatakan suasana bagus sekali mirip era Shin Tae-yong," ujar Bung Towel, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Nusantara TV.

Namun Bung Towel tak setuju jika skuad Indra Sjafri disamakan dengan era Shin Tae-yong.

Menurut Bung Towel, jauh sekali perbedaan kualitas antara skuad Indra Sjafri dan Shin Tae-yong.

"Tiba-tiba kayak begini, flop-nya jauh sekali," tegas Bung Towel.

Bung Towel mengkritik minimnya strategi dari Indra Sjafri ketika Timnas Indonesia U22 kesulitan mencetak gol ke gawang lawan dan hanya mengandalkan lemparan ke dalam.

"Harus menang betul, tetapi mengandalkan lemparan ke dalam kan ini menunjukkan salah satu indikator enggak punya cara enggak punya akal," ujar Bung Towel.

Dengan tegas Bung Towel menyebut kegagalan Timnas Indonesia U22 ini adalah sebuah persoalan kepelatihan.

"Menurut saya ini persoalan kepelatihan," tegas Bung Towel.

Timnas Indonesia U22 gagal meraih medali apa pun dalam SEA Games 2025 karena tersingkir dalam fase grup.

Dari 2 pertandingan, Timnas Indonesia U22 menang kali melawan Myanmar, dan kalah melawan Filipina.

Sementara yang lanjut ke semi final adalah Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Filipina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(far)


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT