News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyesek Banget! Timnas Indonesia Alami Kegagalan di Berbagai Kelompok Umur Sepanjang Tahun 2025

Tahun 2025 menjadi periode berat bagi perjalanan sepak bola Tanah Air. Serangkaian hasil minor terus menghantui Timnas Indonesia di berbagai level usia.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:24 WIB
Timnas Indonesia Vs Irak
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Jakarta, tvOnenews.com - Tahun 2025 menjadi periode yang terbilang berat bagi perjalanan sepak bola Tanah Air. Serangkaian hasil minor terus menghantui Timnas Indonesia di berbagai level usia sepanjang tahun ini dan memicu kekecewaan publik.

Tekanan demi tekanan dirasakan oleh skuad Garuda yang gagal memenuhi ekspektasi. Situasi tersebut membuat sorotan tajam mengarah pada arah kebijakan dan performa tim nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegagalan terbaru datang dari Timnas Indonesia U-22 yang harus mengakhiri langkahnya di ajang SEA Games 2025. Kepastian tersingkir didapat setelah skuad Garuda Muda gagal memenuhi syarat selisih gol untuk melaju ke babak semifinal.

Timnas Indonesia U-22 Imbang Lawan Myanmar
Timnas Indonesia U-22 Imbang Lawan Myanmar
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Pada laga penentuan yang berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12/2025), Timnas Indonesia U-22 sebenarnya mampu meraih kemenangan. Garuda Muda sukses menundukkan Myanmar dengan skor 3-1.

Namun, kemenangan tersebut belum cukup untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Indonesia tetap kalah bersaing dengan Malaysia dalam perburuan posisi runner-up terbaik.

Hasil tersebut semakin menambah panjang daftar kegagalan Timnas Indonesia sepanjang tahun 2025. Penurunan prestasi ini dinilai mulai terasa sejak terjadinya pergantian pelatih di awal tahun.

Sebagaimana diketahui, PSSI memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong pada awal 2025. Keputusan tersebut sekaligus menandai dimulainya era baru di kursi kepelatihan Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong sebelumnya memiliki peran besar dalam pengembangan tim nasional. Pelatih asal Korea Selatan itu tidak hanya menukangi Timnas Indonesia senior, tetapi juga menangani Timnas Indonesia U-22.

Pasca kepergian Shin Tae-yong, PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia senior. Sementara itu, jabatan pelatih Timnas Indonesia U-22 dipercayakan kepada Gerald Vanenburg.

Pergantian pelatih tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi prestasi tim nasional. Namun, harapan tersebut sejauh ini belum sepenuhnya terwujud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025
Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

Sepanjang tahun 2025, berbagai hasil mengecewakan justru terus menghampiri skuad Garuda. Dampak kepergian Shin Tae-yong pun dinilai cukup signifikan oleh sebagian pengamat dan publik sepak bola.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT