Juara Bertahan Tersingkir, Media Vietnam Kritik Performa Timnas Indonesia
- Antara
Gol tersebut membuat Indonesia meningkatkan intensitas serangan. Keseimbangan permainan Myanmar akhirnya runtuh menjelang turun minum.
Kesalahan fatal yang dilakukan kiper Myanmar membuat bola terlepas, dan Toni berhasil memanfaatkannya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut disebut menjadi titik balik kebangkitan Indonesia.
Memasuki babak kedua, Indonesia tampil semakin menekan. Serangan melalui umpan silang dan situasi bola mati terus dilancarkan, tetapi lemahnya penyelesaian akhir menjadi kendala utama.
Myanmar tetap bertahan dengan disiplin tinggi, membuat para pemain Indonesia kesulitan menambah gol dan mulai terlihat frustrasi.
Harapan kembali muncul pada menit ke-88 ketika Jens Raven mencetak gol memanfaatkan kemelut di depan gawang, membawa Indonesia unggul 2-1.
Namun, keunggulan itu masih belum cukup. Indonesia membutuhkan dua gol tambahan untuk memastikan tiket ke semifinal.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Drama terjadi di masa tambahan waktu. Jens Raven kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+5, mengubah skor menjadi 3-1 dan memastikan kemenangan bagi Indonesia.
Meski demikian, seperti ditegaskan The Thao247, kemenangan tersebut tetap tidak mengubah nasib Garuda Muda.
Media Vietnam itu menjelaskan bahwa Indonesia dan Malaysia sama-sama berada di posisi runner-up terbaik dengan poin dan selisih gol identik. Namun, Indonesia kalah dalam jumlah gol yang dicetak, sehingga harus rela tersingkir.
Pada akhirnya, The Thao247 menilai bahwa perjuangan keras Indonesia yang berujung kemenangan tidak cukup untuk menyelamatkan langkah mereka. Drama hingga menit terakhir justru berakhir dengan kegagalan yang menyakitkan bagi juara bertahan.
Load more