News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahun Berat Sepak Bola Tanah Air! Ini 4 Kegagalan Timnas Indonesia usai Digantinya Pelatih Shin Tae-yong oleh PSSI

Tahun 2025 menjadi periode yang terbilang berat bagi sepak bola Tanah Air. Serangkaian hasil minor terus menghantui Timnas Indonesia di berbagai level usia sepanjang tahun ini.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:38 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY)
Sumber :
  • Antara/Hafidz Mubarak A/app/am

Jakarta, tvOnenews.com - Tahun 2025 menjadi periode yang terbilang berat bagi sepak bola Tanah Air. Serangkaian hasil minor terus menghantui Timnas Indonesia di berbagai level usia sepanjang tahun ini sejak digantinya pelatih Shin Tae-yong.

‎Terbaru, Timnas Indonesia U-22 harus mengakhiri langkahnya di fase grup SEA Games 2025. Kepastian tersebut didapat setelah skuad Garuda Muda gagal memenuhi syarat selisih gol untuk melaju ke babak semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Dalam laga penentuan yang berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12/2025), Timnas Indonesia U-22 sejatinya menang atas Myanmar 3-1. Namun, kemenangan tersebut belum cukup untuk menggeser posisi Malaysia dalam perburuan tiket ke fase gugur.

Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar
Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar
Sumber :
  • Timnas Indonesia

‎Hasil ini pun menambah daftar kegagalan Timnas Indonesia sepanjang tahun 2025. Penurunan prestasi tersebut mulai terasa sejak terjadinya pergantian pelatih di awal tahun.

‎Sebagaimana diketahui, PSSI memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong pada awal 2025. Keputusan itu sekaligus menandai dimulainya era baru di kursi kepelatihan Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong resmi dipecat sebagai pelatih timnas Indonesia, mendapat sorotan dari media Italia.
Shin Tae-yong resmi dipecat sebagai pelatih timnas Indonesia, mendapat sorotan dari media Italia.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

‎Shin Tae-yong sebelumnya tidak hanya menukangi Timnas Indonesia senior. Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga dipercaya menangani skuad Timnas Indonesia kelompok umur.

‎Usai berpisah dengan Shin Tae-yong, PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia senior. Sementara itu, jabatan pelatih Timnas Indonesia U-22 dipercayakan kepada Gerald Vanenburg.

‎Namun, pergantian pelatih tersebut belum berbanding lurus dengan peningkatan prestasi. Justru, berbagai hasil mengecewakan terus menghampiri skuad Garuda di sepanjang tahun 2025.

‎Dampak kepergian Shin Tae-yong pun dinilai cukup signifikan. Penurunan performa tidak hanya terjadi di level senior, tetapi juga merembet ke kelompok umur.

‎Sebelum kegagalan di SEA Games 2025, Timnas Indonesia telah menelan tiga hasil mengecewakan lainnya. Rangkaian kegagalan itu menjadi catatan pahit bagi sepak bola nasional.

‎Kegagalan pertama datang dari Timnas Indonesia U-23 di ajang Piala AFF U-23 2025. Tim yang kala itu dilatih Gerald Vanenburg harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Vietnam di partai final.

‎Kegagalan kedua dialami Timnas Indonesia senior pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Di bawah asuhan Patrick Kluivert, skuad Garuda harus finis sebagai juru kunci pada ronde keempat kualifikasi zona Asia.

‎Saat itu, Jay Idzes dan kolega harus mengakui keunggulan Arab Saudi dan Irak. Hasil tersebut memastikan langkah Indonesia terhenti di fase tersebut.

‎Kegagalan ketiga datang dari Timnas Indonesia U-23 yang tak mampu lolos ke Piala Asia U-23 2026. Bersama Gerald Vanenburg, Garuda Muda hanya finis di posisi kedua dan gagal masuk jajaran runner-up terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Rangkaian hasil tersebut kini ditutup dengan kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Kondisi ini menjadikan tahun 2025 sebagai periode yang penuh tantangan bagi para pencinta sepak bola Tanah Air.

‎(igp/yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT